RADARPAPUA - Para peneliti telah menemukan pigmen beta-keratin merah-oranye tertua dalam fosil bulu burung yang berusia 130 juta tahun.
Fosil burung Eoconfuciusornis yang punah dikumpulkan dari endapan danau Kretase Awal di Hebei, utara China.
Penelitian ini dapat membantu kita mengungkap warna bulu dinosaurus. Beberapa peneliti bahkan percaya Tyrannosaurus rex dulu memiliki bulu (diilustrasikan).
Baca Juga: Misteri Terungkap! Jejak Dinosaurus 70 Juta Tahun Ditemukan di 'The Coliseum' Alaska!
Tim peneliti menggunakan teknik pewarnaan immunogold dalam mikroskopi elektron untuk mengidentifikasi protein-protein.
Studi mereka menemukan bukti fosil dari protein struktural bulu beta-keratin.
"Penganalisisan mikrobodi dan matriks terkait yang dipulihkan dari bulu fosil mengkonfirmasi bahwa mikrobodi ini adalah melanosom," kata Dr. Pan Yanhong dari Institut Geologi dan Paleontologi Nanjing sebagai penulis koresponden penelitian.
Baca Juga: Mengungkap Rahasia Dinosaurus Camarasaurus yang 95% Utuh dari 150 Juta Tahun yang Lalu!
Temuan ini membuka kemungkinan untuk menemukan warna sejati burung-burung prasejarah dan dinosaurus lainnya dengan memeriksa struktur bulu mereka untuk protein pigmen.
Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. (*)