RADARPAPUA - Arkeolog menemukan banyak orang yang telah membatu di reruntuhan kota kuno Pompeii di Kekaisaran Romawi (sekarang wilayah Italia). Tubuh-tubuh ini menjadi bukti tragedi mengerikan yang terjadi hampir 2.000 tahun yang lalu.
Pada tahun 79, gunung berapi Vesuvius tiba-tiba "bangun" dan meletus dengan hebat. Kota Pompeii, Herculaneum, dan beberapa pemukiman di kaki gunung ini terkena dampak paling parah.
Baca Juga: Bukti Manusia dan Dinosaurus Hidup Bersama? Temuan Ini Membingungkan Ilmuwan!
Pompeii adalah kota yang "terhapus" karena bencana letusan Vesuvius. Lava merah panas mengalir ke bawah, membawa banyak batu besar dan menciptakan kolom besar abu. Karena Pompeii terletak tepat di kaki gunung berapi Vesuvius, seluruh kota cepat terkubur di bawah lapisan batuan dan abu vulkanik.
Baca Juga: Fakta Baru! Ilmuwan Menemukan Patung Moai Tersembunyi di Rapa Nui
Korban-korban ini meninggal dalam berbagai posisi. Banyak mayat membeku dalam posisi mereka saat terkena lava yang sangat panas. Yang lainnya meninggal karena sesak napas akibat gas dan abu.
Seiring waktu, mereka menjadi manusia yang membatu. Tubuh-tubuh korban terawetkan hampir utuh selama hampir 2.000 tahun.
Baca Juga: Inilah Bukti Kehadiran Alien di Bumi: Tengkorak Misterius dari Afrika!
Bukan hanya manusia, tetapi juga sejumlah hewan yang dipelihara oleh keluarga di Pompeii juga tidak bisa melarikan diri dan terkubur bersama pemiliknya.
Setelah tragedi ini, Pompeii menjadi tanah mati dan tidak berpenghuni selama berabad-abad. (*)
Editor : Richard Lawongan