RADARPAPUA - Sebuah kereta kuda kuno ditemukan di dekat Pompeii, kota yang terkubur oleh letusan gunung berapi 2.000 tahun lalu. Kereta ini ditemukan di sebuah vila dekat tembok Pompeii yang sudah lama tertutup lava.
Kereta kuda ini terbuat dari besi, perunggu, dan timah, dan masih sangat terawat baik, dengan empat rodanya masih utuh. Kereta ini ditemukan di dekat kandang kuda di Civita Giuliana, sekitar 700 meter dari tembok kota kuno.
Baca Juga: Menjelajahi Artefak Kuno yang Ditemukan di Siprus: Harta Karun Musik Romawi
Menurut Massimo Osanna, mantan direktur situs arkeologi Pompeii, penemuan ini sangat istimewa. Kereta ini diperkirakan adalah jenis "pilentum," yaitu kendaraan yang digunakan oleh orang-orang kaya Romawi untuk acara-acara resmi. Desain kereta ini menunjukkan tempat duduk untuk penumpang dan bagian depan untuk pengemudi yang mengendalikan kereta yang ditarik oleh dua kuda.
Baca Juga: Penampakan UFO di Pegunungan Hawaii Bikin Warga Khawatir dan Para Ahli Bingung
Kereta ini dihiasi dengan ukiran-ukiran yang rumit di sampingnya, di atas roda. Sebelumnya, penggalian di Pompeii telah menemukan kendaraan yang digunakan untuk transportasi dan pekerjaan, tetapi belum ada yang digunakan untuk acara-acara resmi seperti ini.
Baca Juga: Tas Misterius 'Dewa-Dewa' Ditemukan di Patung Kuno di Seluruh Dunia: Membingungkan Ilmuwan, Apakah Ini Kunci Peradaban yang Hilang?
Osanna mengatakan, “Penemuan ini luar biasa dan membantu kita memahami lebih baik tentang dunia kuno.” Dia juga menyebutkan bahwa kereta ini mungkin digunakan dalam festival atau parade.
Kementerian Kebudayaan Italia menyebut penemuan ini sebagai “temuan unik yang belum pernah ada sebelumnya di Italia.” Pompeii, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu tempat wisata terkenal di Italia, terus memberikan penemuan yang menakjubkan.
Baca Juga: Pohon Zaitun di Yunani Ini Diperkirakan Tertua di Dunia dengan Usia 4.000 Tahun
Saat ini, sekitar dua pertiga dari kota kuno seluas 165 hektar telah digali, dan masih ada 20 hektar yang belum dijelajahi. Pompeii tetap menjadi sumber informasi berharga tentang kehidupan Romawi kuno dan terus menarik minat pengunjung dan arkeolog. (*)
Editor : Richard Lawongan