Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Hebat! Begini Cara Para Ahli Memindahkan Kuil Abu Simbel yang Beratnya Ratusan Ton

Richard Lawongan • Rabu, 24 Juli 2024 | 21:53 WIB

Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.
Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.

RADARPAPUA -
Kuil Abu Simbel dibangun lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Kuil ini terdiri dari dua bangunan yang dipahat di sisi gunung. Kuil yang lebih besar memiliki empat patung besar Firaun Ramses II yang duduk, setinggi sekitar 21 meter di pintu masuknya.

Pintu masuk kuil dirancang sedemikian rupa sehingga pada dua hari dalam setahun, yaitu 22 Oktober dan 22 Februari, sinar matahari masuk ke dalam kuil dan menerangi tiga patung yang duduk, termasuk satu patung Firaun. Sejarawan berpikir tanggal ini adalah hari penobatan dan kelahiran Firaun Ramses II.

Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.
Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.

Ada juga kuil kedua yang lebih kecil di Abu Simbel, kemungkinan dibangun untuk Ratu Nefertari. Di depannya terdapat dua patung ratu dan empat patung firaun, masing-masing setinggi sekitar 10 meter.

Kuil-kuil ini terletak di wilayah yang dulunya dianggap sebagai bagian dari Nubia, yang kadang-kadang merdeka dari Mesir kuno.

Kuil Abu Simbel.
Kuil Abu Simbel.

Karena pembangunan Bendungan Aswan baru pada tahun 1960-an, kuil-kuil ini harus dipindahkan untuk menghindari tenggelam oleh air danau yang baru dibuat, yaitu Danau Nasser. Proyek pemindahan ini dipimpin oleh UNESCO. Patung-patung besar Ramses II dipotong menjadi balok-balok seberat 20 ton dan dipindahkan satu per satu, lalu disusun kembali di lokasi baru seperti permainan puzzle Tetris raksasa.

Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.
Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.

Proses pemindahan ini memakan waktu empat tahun dan biayanya setara dengan 300 juta dolar AS. Pemindahan ini dilakukan dengan sangat hati-hati sehingga pada waktu yang sama setiap tahun, sinar matahari masih bisa menerangi bagian dalam kuil seperti saat kuil pertama kali dibangun.

Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.
Proses pemindahan Kuil Abu Simbel.

Antara tahun 1964 dan 1968, seluruh situs dipotong menjadi balok-balok besar, diangkat, dan dipasang kembali di lokasi baru. Pemindahan dilakukan dengan sangat presisi, hanya ada toleransi kesalahan sekitar 5 milimeter.

Kuil-kuil Abu Simbel adalah bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO yang dikenal sebagai "Monumen Nubia". Pemindahan ini diawasi oleh seorang arkeolog Polandia bernama Kazimierz Michałowski.

Gambar abad ke-19 karya Dаvid Roberts ini menunjukkan patung-patung yang baru muncul.
Gambar abad ke-19 karya Dаvid Roberts ini menunjukkan patung-patung yang baru muncul.

Kuil-kuil kembar ini awalnya dipahat dari sisi gunung pada abad ke-13 SM, selama masa pemerintahan dinasti ke-19 Firaun Ramses II. Kuil-kuil ini adalah monumen untuk menghormati Ramses II dan Ratu Nefertari serta memperingati kemenangan Ramses II dalam Pertempuran Kadesh. (*)

Editor : Richard Lawongan
#unesco #Monumen Nubia #Abu Simbel #Proyek Pemindahan Kuil #Bendungan Aswan #Kuil Mesir #sejarah kuno #warisan dunia #Arkeologi Mesir #Ramses II