Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kisah Mengharukan dari Pompeii: Momen Terakhir Seorang Ibu dan Anak yang Terkubur dalam Abu Vulkanik

Richard Lawongan • Kamis, 25 Juli 2024 | 14:01 WIB

Seorang Ibu dan Anak yang Terkubur dalam Abu Vulkanik Letusan Gunung Vesuvius.
Seorang Ibu dan Anak yang Terkubur dalam Abu Vulkanik Letusan Gunung Vesuvius.

RADARPAPUA -
Setelah terkubur selama lebih dari 1.900 tahun, gambar menyedihkan dari seorang ibu yang memeluk anaknya ditemukan di Pompeii.

Pada tahun 79 Masehi, setelah letusan Gunung Vesuvius, para ahli arkeologi sedang memeriksa gipsan dari 86 orang Romawi di Pompeii. Salah satu penemuan menunjukkan seorang anak kecil yang tampaknya tertekan ketakutan, bersama orang dewasa yang diyakini adalah orang tua dan anak yang lebih kecil yang tampak sedang tidur di pangkuan ibunya.

Menurut Stefania Giudice dari Museum Arkeologi Nasional Napoli, menangani sisa-sisa ini sangat mengharukan. "Meskipun sudah terjadi 2.000 tahun yang lalu, ini adalah manusia, bukan hanya arkeologi," katanya.

Baca Juga: Penemuan Menghebohkan di Pompeii: Lukisan Dinding yang Terlupakan Ternyata Menceritakan Legenda Romawi!

Seorang Ibu dan Anak yang Terkubur dalam Abu Vulkanik Letusan Gunung Vesuvius.
Seorang Ibu dan Anak yang Terkubur dalam Abu Vulkanik Letusan Gunung Vesuvius.

Para ahli di Situs Arkeologi Pompeii sedang mempersiapkan sisa-sisa ini untuk pameran yang akan datang. Lukisan-lukisan ini menunjukkan bagaimana orang-orang meninggal—beberapa terjebak di bangunan, sementara yang lain berusaha berlindung bersama keluarga mereka.

Letusan Vesuvius yang dahsyat menyemburkan abu ke udara selama 18 jam, menutupi kota dan membunuh ribuan orang dalam waktu singkat. Letusan selanjutnya menyebabkan banjir lumpur yang menghancurkan segalanya di jalannya.

Pompeii dan Herculaneum, kota-kota yang hancur dalam bencana ini, ditemukan kembali pada abad ke-18 dan kini menjadi situs Warisan Dunia UNESCO, menarik jutaan pengunjung setiap tahun. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Temuan Tragis #sejarah kuno #Kota Terkubur #Kisah Ibu dan Anak #Disaster History #arkeologi #warisan dunia #Letusan Vesuvius #pompeii #Gipsan Pompeii #Gunung Vesuvius