RADARPAPUA - Para ilmuwan menemukan fosil langka di Danau Powell yang disebut sebagai salah satu penemuan vertebrata terpenting di Amerika Serikat tahun ini. Fosil ini adalah sisa-sisa hewan herbivora berukuran sedang yang mirip mamalia, disebut tritylodont, yang hidup 200 juta tahun lalu di gurun.
Andrew Milner, seorang ahli paleontologi, menemukan fosil ini pada bulan Maret saat berkemah di tepi danau. Awalnya, mereka hanya mencari jejak kaki, tetapi saat memecahkan batu pasir, mereka menemukan kerangka dari zaman Jurassic. Milner sangat gembira dengan penemuan ini dan merasa ini adalah salah satu penemuan terbesar dalam karirnya.
Fosil-fosil ini tersembunyi dalam dinding batu pasir selama sekitar 180 juta tahun. Penemuan ini bisa jadi awal dari lebih banyak penemuan lagi karena air di danau mulai surut, memperlihatkan lapisan batu baru yang mungkin menyimpan fosil lainnya.
Daerah di sekitar Danau Powell memiliki banyak formasi geologi yang tinggi dan kaya dengan fosil yang belum dieksplorasi, menjadikannya salah satu area penelitian paleontologi yang penting.
Perubahan iklim membuat daerah ini semakin kering, dan permukaan air di danau diperkirakan akan terus menurun. Tahun ini, Sungai Colorado yang mengisi Danau Powell mendapatkan banyak air dari salju yang mencair, memberikan waktu bagi para ilmuwan untuk mengambil fosil sebelum air kembali naik.
Fosil-fosil ini akan disimpan dan dipelajari di Museum Prasejarah di Price, Utah. Para ilmuwan berharap fosil ini bisa membantu mereka memahami bagaimana beberapa hewan bisa bertahan hidup saat yang lain punah. Tritylodont sendiri adalah hewan sosial yang hidup bersama di dalam lubang dan makan batang, daun, dan akar. Mereka hidup bersama dinosaurus dan bertahan hingga zaman Cretaceous.
Milner yakin masih banyak yang bisa dipelajari dari fosil-fosil ini dan penemuan ini bisa menjadi awal dari banyak penemuan lainnya. (*)
Editor : Richard Lawongan