Apa Itu Uruk? Uruk adalah kota yang sangat terkenal dan disebut juga dengan nama Tell al-Warka dalam bahasa Arab dan Erech dalam bahasa Aram. Kota ini sudah ada sejak periode Ubaid (sekitar 7.000 hingga 4.000 tahun sebelum Masehi) dan menjadi sangat terkenal sekitar tahun 3.800 SM. Periode ini dikenal sebagai Periode Uruk, di mana kota ini menjadi pusat peradaban dan pembangunan kota-kota besar di Mesopotamia.
Apa yang Terjadi di Periode Uruk? Pada masa Periode Uruk, kota ini menjadi sangat maju dan memiliki banyak bangunan besar. Salah satu raja terkenal dari Uruk adalah Gilgamesh, yang konon membangun tembok-tembok besar kota ini. Meskipun cerita ini mungkin ada benarnya, para arkeolog telah menemukan sisa-sisa tembok dan bangunan besar lainnya dari kota ini.
Penemuan di Uruk Tim arkeolog dari Jerman telah banyak menggali situs Uruk dan menemukan banyak hal penting. Mereka menemukan bukti tulisan tertua berupa gambar sederhana di tablet tanah liat dan barang-barang mewah dari luar negeri, yang menunjukkan bahwa Uruk memiliki perdagangan dengan negara lain. Selain itu, Uruk juga dikenal karena kebijakan ekspansinya yang agresif.
Ekspansi Uruk Awalnya, Uruk memperluas wilayahnya ke dataran rendah Iran di timur Mesopotamia. Mereka menemukan barang-barang seperti segel keramik di Susa, sebuah kota di timur Uruk. Ada juga bukti bahwa budaya Uruk menyebar hingga ke Syria dan Anatolia tenggara.
Uruk mengalami perubahan nasib selama ribuan tahun. Terkadang kota ini bisa mempertahankan kemerdekaannya, tetapi sering juga berada di bawah pemerintahan asing. Akhirnya, Uruk ditinggalkan sekitar abad ke-2 Masehi.
Uruk adalah contoh nyata dari kekuatan dan kemajuan budaya di zaman kuno, dan masih menarik untuk dipelajari hingga kini. (*)
Editor : Richard Lawongan