RADARPAPUA - Lebih dari 3.000 tahun lalu, Ramses III, seorang raja besar dari Mesir Kuno, meninggal. Hingga kini, para ahli masih penasaran, apa yang sebenarnya menyebabkan kematiannya. Beberapa berpikir mungkin dia dibunuh, tapi belum ada yang tahu pasti.
Ramses III memiliki banyak istri dan anak. Salah satu istrinya, Tiye, ingin putranya yang bernama Pentawar menjadi raja. Tiye kemudian membuat rencana rahasia dengan bantuan beberapa orang di istana untuk membunuh Ramses III.
Para ahli arkeologi menemukan sebuah gulungan kuno yang menceritakan rencana pembunuhan ini. Namun, tidak jelas apakah rencana Tiye berhasil atau tidak. Beberapa percaya Ramses III meninggal karena pembunuhan, sementara yang lain menganggap rencana itu gagal.
Baca Juga: Rahasia Terungkap: Hubungan Tersembunyi Kekaisaran Ottoman dengan Kerajaan Nusantara!
Pada tahun 2012, para peneliti menggunakan teknologi canggih untuk melihat kembali mumi Ramses III. Mereka menemukan bahwa leher Ramses III telah dipotong, yang menunjukkan bahwa dia mungkin memang dibunuh. Selain itu, ditemukan juga mumi lain yang diduga adalah Pentawar, putra Tiye.
Tiye sendiri kemungkinan dihukum mati karena pengkhianatannya. Hukuman tersebut sangat mengerikan karena berarti dia tidak akan memiliki kehidupan setelah kematian, sesuatu yang sangat ditakuti oleh orang Mesir Kuno.
Cerita ini menunjukkan betapa berbahayanya kehidupan di istana Mesir Kuno, bahkan bagi seorang raja yang sangat berkuasa seperti Ramses III. (*)
Editor : Richard Lawongan