Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Menguak Asal-Usul Orang India Melalui Teori Migrasi Indo-Arya

Prisilia Rumengan • Kamis, 8 Agustus 2024 | 18:32 WIB
Percampuran Genetik (humanjourney,us)
Percampuran Genetik (humanjourney,us)

RADARPAPUA - Penelitian DNA kuno (aDNA) telah mengungkapkan rahasia tentang asal-usul orang India, agama Hindu, dan bahasa Sanskerta. Bukti-bukti baru semakin memperkuat teori bahwa migrasi besar-besaran dari Asia Tengah ke India selama Zaman Perunggu memiliki peran penting dalam pembentukan budaya dan populasi India modern.

Migrasi dari Stepa Andronovo ke India

Bukti DNA menunjukkan bahwa sekitar 4.000 tahun yang lalu, orang-orang dari stepa Andronovo di Eropa Timur mulai bergerak ke arah selatan dan akhirnya memasuki wilayah India. Mereka membawa DNA dari kelompok Yamnaya, yang sebelumnya telah bermigrasi ke Eropa, serta DNA dari penduduk Eropa Neolitik. Migrasi ini juga membawa bahasa Indo-Arya, yang menjadi dasar bagi banyak bahasa yang digunakan di India Utara saat ini.

Berbeda dengan orang Yamnaya yang sering digambarkan memiliki rambut gelap, orang-orang Andronovo cenderung memiliki ciri-ciri fisik yang lebih mirip dengan orang Eropa modern, seperti rambut pirang dan mata biru. Ciri-ciri ini masih dapat ditemukan pada populasi tertentu di India Utara, Pakistan, dan Afghanistan, seperti pada orang Nuristani dan Kalasha, tetapi tidak pada orang India Selatan.

Peran Kuda dan Kereta Perang dalam Migrasi

Orang-orang Andronovo adalah yang pertama kali menggunakan kereta perang yang ditarik oleh kuda, yang mereka perkenalkan sekitar tahun 2000 SM. Teknologi ini memberi mereka keunggulan militer dan memungkinkan mereka untuk menyebar lebih jauh dan lebih cepat. Beberapa waktu setelahnya, mereka memasuki India melalui barat laut, membawa perubahan besar dalam komposisi genetik dan budaya di wilayah tersebut.

Jejak Genetik di Peradaban Indus-Sarasvati

Meskipun tidak ada sampel DNA kuno yang ditemukan langsung di situs Peradaban Indus-Sarasvati, kerangka yang ditemukan di daerah sekitar menunjukkan hubungan genetik dengan hampir semua orang India saat ini, meskipun tanpa jejak DNA Yamnaya. Ini menunjukkan bahwa populasi dari peradaban ini kemungkinan besar merupakan nenek moyang dari banyak penutur bahasa Dravida yang sekarang tersebar di India Selatan.

Temuan ini mendukung teori bahwa migrasi dari Asia Tengah membawa perubahan besar dalam komposisi genetik dan budaya di India. Hubungan antara orang-orang Yamnaya, Andronovo, dan populasi India modern menunjukkan bahwa perpindahan populasi memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada yang sebelumnya diperkirakan.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Eropa #genetik #migrasi #human #zaman dulu #arkeolog #dna #manusia #sejarah