RADARPAPUA - Para arkeolog menemukan sesuatu yang aneh di sebuah makam kuno Mesir. Mereka menemukan tumor langka yang berusia lebih dari 3.000 tahun di tubuh seorang wanita muda. Tumor ini ditemukan di area panggul dan diduga berasal dari ovarium wanita tersebut.
Tumor ini disebut "teratoma." Teratoma adalah tumor yang bisa berisi rambut, gigi, tulang, dan bahkan potongan kecil organ tubuh. Nama "teratoma" berasal dari kata Yunani "teras," yang berarti "monster," karena tumor ini bisa terlihat sangat aneh.
Baca Juga: Misteri Ebu Gogo di Flores: Apakah Benar Mereka Homo Floresiensis yang Sudah Punah?
Wanita yang memiliki tumor ini diperkirakan berusia antara 18 hingga 21 tahun saat meninggal. Ini adalah penemuan tumor teratoma tertua yang pernah ditemukan di dunia. Sebelumnya, hanya ada empat penemuan teratoma dari zaman kuno, tiga di Eropa dan satu di Peru.
Penemuan ini dilakukan oleh tim dari Universitas Cambridge dan Universitas Southern Illinois di Mesir. Mereka menemukan tumor ini di sebuah makam di Amarna, Mesir, bersama dengan barang-barang lain seperti cincin emas yang dihiasi dengan gambar dewa Bes, yang diyakini melindungi dan membantu wanita dalam melahirkan.
Baca Juga: Rahasia Pemburu-Pengumpul Zaman Batu : Cara Menjaga Keturunan Sehat dengan Hindari Perkawinan Sedarah
Meskipun tidak jelas apakah tumor ini menyebabkan kematian wanita tersebut, para ilmuwan berpikir bahwa tumor ini mungkin menyebabkannya sakit atau bahkan menyebabkan infeksi. Jika ditemukan hari ini, tumor seperti ini bisa didiagnosis dengan sinar X dan diobati dengan operasi. (*)
Editor : Richard Lawongan