RADARPAPUA - Para arkeolog Mesir baru-baru ini menemukan dua lukisan mumi yang lengkap dan beberapa yang tidak utuh di Gerzeh, sebuah tempat sekitar 120 km sebelah barat daya Kairo. Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari 115 tahun ada penemuan seperti ini.
Selain lukisan, para arkeolog juga menemukan mumi, papirus, tembikar, dan peti mati yang berasal dari zaman Ptolemeus (sekitar 305-30 SM) hingga periode Romawi (sekitar 30 SM – 390 M). Ptolemy II, seorang raja Mesir, mendirikan kota ini sebagai bagian dari proyek pertanian untuk memastikan ketersediaan makanan bagi kerajaannya.
Baca Juga: Ukiran Firaun Mesir Kuno Ditemukan di Bawah Air Dekat Aswan
Temuan ini juga termasuk sebuah rumah pemakaman yang memiliki lantai berwarna dan dinding hiasan, serta enam makam besar di dalamnya. Di dalam makam, ditemukan papirus dengan tulisan dalam bahasa Mesir dan Yunani, memberikan informasi tentang kehidupan masyarakat pada masa itu.
Baca Juga: Terungkap! Jubah Kuno Berusia 4.500 Tahun di Museum Mesir: Menyimpan Rahasia Kehidupan Zaman Firaun!
Ada juga berbagai jenis peti mati, beberapa berbentuk manusia dan lainnya bergaya Yunani. Mumi-mumi ini menunjukkan berbagai tingkat perawatan, tergantung pada kekayaan orang yang dikuburkan. Salah satu penemuan menarik adalah patung terracotta dari dewi Isis-Aphrodite, yang ditemukan di peti mati seorang gadis Yunani muda.
Baca Juga: Penemuan Seram di Makam Kuno: Tumor dengan Gigi Berusia 3.000 Tahun Terungkap!
Lukisan-lukisan mumi ini adalah yang pertama ditemukan di Faiyum sejak penemuan oleh Flinders Petrie pada tahun 1910-1911. Lukisan-lukisan ini dikenal karena detailnya yang sangat halus.
Penemuan kali ini akan tetap berada di Mesir untuk penelitian lebih lanjut, sehingga para ilmuwan bisa lebih memahami sejarah dan konteks lukisan-lukisan ini. (*)
Editor : Richard Lawongan