RADARPAPUA - Tim arkeolog di Mesir baru saja menemukan empat makam anak yang sangat tua di Gebel el-Silsila. Situs ini adalah bekas tambang yang sudah ada sejak 3.500 tahun lalu. Temuan ini memberi kita informasi baru tentang kehidupan di tempat kerja kuno ini.
Empat Makam Anak Ditemukan
Beberapa penemuan menarik terjadi di dekat Aswan dalam beberapa minggu terakhir. Tim arkeolog Swedia-Mesir yang menggali di area Gebel El-Silsila menemukan empat makam anak yang belum pernah diganggu. Menurut Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Barang Antik, keempat makam anak ini berasal dari Dinasti Kedelapan Belas.
- Makam pertama: Berisi anak berusia sekitar 2-3 tahun. Mumi anak ini masih dibungkus dengan linen dan dikelilingi oleh sisa-sisa peti kayu.
- Makam kedua: Anak berusia antara 6-9 tahun yang dimakamkan di dalam peti kayu.
- Makam ketiga: Anak berusia antara 5-8 tahun. Makam ini berisi barang-barang pemakaman seperti jimat dan pot.
- Makam keempat: Anak berusia antara 5-8 tahun juga ditemukan di sini.
Temuan Baru Menambah Pengetahuan tentang Tradisi Pemakaman
Maria Nilsson, direktur misi Swedia, percaya bahwa makam-makam baru ini dapat mengungkap banyak informasi yang sebelumnya tidak diketahui. "Temuan ini membantu kita memahami lebih banyak tentang tradisi pemakaman di zaman Thutmosid serta kehidupan sosial, ekonomi, dan agama pada masa itu," kata Nilsson. Dia juga menambahkan bahwa misi arkeologi ini sangat sukses, dan lebih banyak penelitian di situs ini akan mengungkap lebih banyak tentang ritual kematian di masa lalu.
Patung Dewi Yunani Artemis Ditemukan di Aswan
Sementara itu, tim Mesir-Swiss yang bekerja di kota kuno Aswan, yang dipimpin oleh ahli Mesir Wolfgang Muller, juga menemukan patung yang sangat berharga. Patung ini adalah sosok wanita tanpa kepala dan tanpa kaki serta tangan kanan. "Patung ini terbuat dari batu kapur dan memiliki ukuran 14 cm x 9 cm," kata Abdel Moneim Saeed, direktur umum Barang Antik Aswan dan Nubia. Penelitian awal menunjukkan bahwa pakaian wanita tersebut mirip dengan pakaian Artemis, dewi Yunani kuno yang dikenal sebagai pelindung pemburu, hewan liar, dan gadis muda.
Bagian dari Pemakaman dari Periode Menengah Pertama Juga Ditemukan
Akhirnya, tim peneliti Mesir-Austria di kota Kom Ombo juga menemukan bagian dari pemakaman yang berasal dari Periode Menengah Pertama Mesir, sekitar 4.000 tahun lalu. Beberapa makam yang ditemukan berisi pot dan barang-barang pemakaman lainnya.
Dr. Irene Foster, pemimpin misi, mengatakan bahwa pemakaman ini dibangun di atas pemakaman yang lebih tua dan di bawahnya terdapat sisa-sisa kota dari Kerajaan Lama dengan jejak langit-langit Raja Sahure dari Dinasti Kelima. (*) Editor : Richard Lawongan