Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Makna Sarcophagus Kuil Maya: Pohon Kehidupan, Tirai, dan Kebangkitan

Richard Lawongan • Senin, 19 Agustus 2024 | 22:57 WIB

Sarcophagus Kuil Maya.
Sarcophagus Kuil Maya.

RADARPAPUA -
Orang Maya percaya bahwa patung batu, lukisan dinding, dan tekstil yang mereka buat bukan hanya hiasan biasa. Mereka menganggap benda-benda ini memiliki jiwa dan kehidupan. Seni Maya tidak hanya meniru kenyataan, tetapi merupakan bagian dari kenyataan suci yang diciptakan oleh seniman seperti para dewa menciptakan dunia.

Salah satu contoh seni Maya yang sangat istimewa adalah sarcophagus (peti mati) Raja K’inich Janab’ Pakal I dari Palenque, yang hidup dari tahun 603 hingga 683 M. Pakal menjadi raja saat masih berusia dua belas tahun dan meninggal pada usia delapan puluh tahun.

Pakal membangun kuil-piramidnya sendiri, yang sekarang dikenal sebagai Kuil Inskripsi. Penemuan ruang makam di kuil ini dilakukan oleh arkeolog Meksiko, Alberto Ruz Lhuillier, pada tahun 1949. Ia menemukan pintu rahasia yang mengarah ke makam Pakal yang sangat megah.

Di dalam makam, terdapat sarcophagus besar yang ditutupi oleh sebuah batu besar yang sangat terawat. Sarcophagus ini dihiasi dengan ukiran yang rumit, termasuk gambar pohon kehidupan yang penting bagi orang Maya. Pohon ini melambangkan siklus kehidupan dan kematian.

Pohon Kehidupan dan Maknanya Pohon yang digambar di sarcophagus Pakal bukan pohon biasa. Ia dihiasi dengan simbol-simbol suci yang menunjukkan bahwa pohon ini sangat penting. Di puncaknya terdapat burung dengan hiasan yang melambangkan dewa Itzam Ye, yang dianggap memiliki kekuatan kehidupan.

Di sekitar pohon, terdapat gambar-gambar yang melambangkan bunga-bunga suci dan ular besar. Ular ini mewakili jalan menuju dunia lain, yang dianggap sebagai tirai atau penghubung antara dunia kita dan dunia spiritual.

Makna Dalam Kematian dan Kebangkitan Di sarcophagus Pakal, terdapat simbol-simbol yang menunjukkan bahwa kematian dan kebangkitan adalah bagian dari siklus alami. Ada gambar yang menunjukkan matahari dalam transisi antara terbit dan tenggelam, melambangkan keseimbangan antara kehidupan dan kematian.

Di dalam mangkuk yang ada di sarcophagus, terdapat benda-benda yang digunakan dalam ritual pengorbanan darah. Ini melambangkan bagaimana pengorbanan adalah bagian dari siklus kehidupan dan ciptaan.

Pakal digambarkan dalam posisi yang menunjukkan bahwa tubuhnya dalam kematian memberikan kekuatan dan kehidupan baru. Sarcophagus ini adalah simbol dari bagaimana orang Maya memandang kematian sebagai bagian dari perjalanan menuju kehidupan baru.

Dalam budaya Maya, pohon kehidupan merupakan pusat dari kosmos, menghubungkan dunia manusia dengan dunia ilahi. Melalui gambar-gambar di sarcophagus Pakal, kita bisa melihat bagaimana raja-raja Maya memahami kematian dan kebangkitan sebagai bagian dari siklus abadi kehidupan. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Kematian dan Kebangkitan #Sarcophagus Maya #Simbolisme Maya #Raja K inich Pakal #Pohon Kehidupan #Sejarah Maya #Arkeologi Maya #Makam Raja #Seni kuno #Kuil Inskripsi