Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Bangunan Kuno Zaman Romawi Ditemukan di Bawah Tembok Barat Israel

Via Ponamon • Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:26 WIB
Foto Sisa-sisa sebagian bangunan Tepi Barat terlihat di sini. (livescience.com)
Foto Sisa-sisa sebagian bangunan Tepi Barat terlihat di sini. (livescience.com)

RADARPAPUA - Di dalam terowongan di bawah Tembok Barat di Israel, para arkeolog menemukan bagian terakhir dari sebuah bangunan kuno.

Bangunan ini mungkin digunakan sebagai tempat penerimaan tamu untuk anggota dewan kota Yerusalem dan tamu mereka sebelum pergi ke Bukit Bait Suci.

Bangunan ini memiliki dua lorong yang terhubung dengan air mancur yang airnya mengalir melalui pipa-pipa timah.

Pipa-pipa ini terletak di atas tiang-tiang bergaya Korintus, kata Shlomit Weksler-Bdolach, seorang arkeolog dari Israel Antiquities Authority, dalam video pengumuman penemuan ini.

Meskipun tidak ada lagi jejaknya sekarang, arkeolog percaya bahwa dulu ada sofa mewah di dalam lorong-lorong itu untuk duduk santai.

Bagian dari bangunan ini sudah pernah ditemukan sebelumnya pada abad ke-19 oleh arkeolog Charles Warren, dan beberapa arkeolog lain di abad ke-20 juga menemukan bagian-bagiannya.

Namun, baru dalam beberapa tahun terakhir arkeolog bisa menggali seluruh bangunan ini, sehingga mereka bisa lebih memahami fungsinya.

Tim arkeolog berpikir bahwa orang-orang penting dulu berkumpul di bangunan ini sebelum naik ke Bukit Bait Suci, tempat paling suci dalam agama Yahudi. Mungkin tempat ini juga digunakan untuk makan bersama.

Ruangan makan seperti ini, di mana orang makan sambil berbaring, dulu biasa ditemukan di dunia Yunani, Helenistik, dan Romawi dari abad ke-5 SM hingga abad ke-3 atau ke-4 Masehi.

Ruangan-ruangan ini juga disebutkan dalam Alkitab Ibrani.

Bangunan ini dibangun sekitar tahun 20-40 Masehi, saat Israel berada di bawah kekuasaan Romawi.

Pada tahun 66-73 Masehi terjadi pemberontakan melawan Romawi, yang membuat tentara Romawi menghancurkan sebagian besar Bukit Bait Suci pada tahun 70 Masehi.

Bangunan ini sepertinya sudah ditinggalkan sebelum Bukit Bait Suci dihancurkan. Setelah bangunan ini tidak dipakai lagi, sebuah kolam untuk pembersihan ritual dibangun di dalamnya.

Sekarang, akan ada rute khusus yang memungkinkan wisatawan mengunjungi bangunan kuno ini dan peninggalan lainnya di terowongan Tembok Barat.(RP)

 

Sumber : livescience.com


Editor : Via Ponamon
#bukit bait suci #romawi #bangunan kuno #arkeolog #tembok barat israel #terowongan #sejarah #Yerusalem