Harta karun ini dikenal sebagai Treasure of Villena dan terdiri dari 59 benda yang dilapisi emas. Dua di antaranya, yaitu sebuah topi dan gelang, mengandung besi meteorit, yaitu besi yang berasal dari meteorit (benda luar angkasa yang jatuh ke Bumi).
Meteorit ini terbuat dari besi dan nikel, bahan yang sangat langka di Bumi. Tim ilmuwan memperkirakan bahwa meteorit ini jatuh ke Bumi sekitar satu juta tahun yang lalu.
Menggunakan logam dari meteorit untuk membuat benda-benda berharga sudah umum dilakukan ribuan tahun yang lalu. Contoh lainnya adalah pisau dari meteorit yang ditemukan di makam Raja Tutankhamun di Mesir.
Harta karun Villena ditemukan oleh arkeolog José Maria Soler pada tahun 1963 di dasar sungai kering dekat Villena, Spanyol. Harta karun ini kemungkinan dimiliki oleh seluruh komunitas, bukan hanya satu keluarga kerajaan.
Sekarang, harta karun tersebut disimpan di Museum Arkeologi di Villena, di mana para ilmuwan melakukan analisis baru dan menemukan logam dari luar angkasa tersebut. (*)
Editor : Richard Lawongan