RADARPAPUA – Penemuan sisa-sisa makanan di situs Pompeii memberikan gambaran yang jelas tentang diet sehari-hari dan gaya hidup penduduk Romawi kuno sebelum letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi. Penelitian terbaru mengungkapkan detail menarik tentang jenis makanan yang dikonsumsi, bagaimana makanan tersebut disiapkan, dan apa yang menjadi pilihan utama mereka.
Tim arkeolog yang memimpin penelitian ini menemukan berbagai sisa makanan yang terawetkan dengan baik di dapur dan ruang makan rumah-rumah yang terkubur. Temuan ini termasuk potongan daging, ikan, buah-buahan, dan sisa-sisa roti yang menunjukkan diet variatif yang dikonsumsi oleh masyarakat Pompeii. Menurut Dr. Giovanni Rossi dari Universitas Roma, penelitian ini menunjukkan bahwa penduduk Pompeii memiliki akses ke berbagai bahan makanan dan bumbu, serta mereka mengadopsi kebiasaan makan yang cukup maju untuk waktu mereka.
Selain itu, analisis terhadap sisa-sisa makanan ini memberikan wawasan tentang cara penyimpanan dan pengolahan makanan pada masa itu. Beberapa temuan menunjukkan penggunaan peralatan dapur khusus dan teknik memasak yang canggih, termasuk penggunaan minyak zaitun dan rempah-rempah untuk menambah rasa. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa makanan di Pompeii sering kali dihidangkan dalam acara sosial dan perayaan, mencerminkan pentingnya makanan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Romawi.
Penemuan ini adalah bagian dari proyek yang lebih luas untuk memahami kehidupan sehari-hari di Pompeii dan bagaimana bencana alam yang melanda kota tersebut mempengaruhi penduduknya. Dengan mengkaji lebih lanjut tentang pola makan dan kebiasaan makanan, para ilmuwan berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya Romawi kuno dan bagaimana mereka beradaptasi dengan tantangan masa mereka.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan