Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Mengejutkan di Spanyol: Sebuah Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman

Richard Lawongan • Rabu, 4 September 2024 | 22:28 WIB

Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.

RADARPAPUA -
Para arkeolog menemukan sebuah batu ukir (stela) baru di kompleks pemakaman Las Capellanías di Cañaveral de León, Huelva, Spanyol bagian barat daya. Batu ukir ini ditemukan dalam proyek penggalian yang dipimpin oleh Dr. Marta Diaz-Guardamino dari Departemen Arkeologi.

Stela adalah batu yang diukir atau diukir untuk memperingati orang penting di masa lalu. Stela yang baru ditemukan ini menggambarkan sosok manusia dengan hiasan kepala, kalung, dua pedang, dan detail wajah, tangan, kaki, serta alat kelamin laki-laki.

Ini adalah stela ketiga yang ditemukan di situs ini. Stela kedua ditemukan di tempat yang sama, sementara yang pertama adalah stela prajurit yang ditemukan tahun lalu. Stela prajurit adalah batu besar yang diukir dengan gambar prajurit dan senjata seperti pedang, perisai, tombak, dan barang-barang lainnya.

Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.

Stela prajurit biasanya ditemukan saat melakukan kegiatan pertanian, sehingga sedikit yang diketahui tentang konteks arkeologinya. Itulah mengapa penemuan musim panas ini sangat luar biasa. Stela baru ini ditemukan di dalam kompleks pemakaman yang terdiri dari beberapa makam batu kecil.

Penemuan ini penting karena menguatkan dugaan bahwa stela digunakan sebagai monumen pemakaman pada Zaman Perunggu Akhir dan Zaman Besi Awal di Iberia (wilayah Spanyol dan Portugal sekarang). Tiga stela yang ditemukan di kompleks pemakaman Las Capellanías menunjukkan bahwa stela-stela lain yang ditemukan bersama-sama mungkin juga berasal dari kompleks pemakaman.

Lokasi Las Capellanías penting karena berada di jalur alami yang menghubungkan dua sungai besar. Jalur ini menjadi "jalan raya" komunikasi penting pada masa prasejarah.

Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.

Penemuan ini juga mengubah pandangan kita tentang peran gender di masa lalu. Stela baru ini menunjukkan bahwa peran sosial yang digambarkan tidak terbatas pada satu jenis kelamin saja. Sebelumnya, kita mengira bahwa perhiasan seperti kalung dan hiasan kepala hanya untuk perempuan, sementara pedang hanya untuk laki-laki. Namun, stela ini menunjukkan bahwa peran sosial lebih beragam dan bisa diambil oleh siapa saja, terlepas dari jenis kelaminnya.

Proyek penggalian ini didanai oleh Riksbankens Jubileumsfond (RJ) dan didukung oleh Universitas Durham, Universitas Sevilla, dan Universitas Southampton. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Arkeologi Spanyol #Iberia kuno #Zaman Perunggu Akhir #Penemuan Arkeologi #Kompleks pemakaman #artefak sejarah #Monumen pemakaman #Peran gender dalam sejarah #Las Capellanias #Stela prasejarah