RADARPAPUA - Sebuah inskripsi yang diterjemahkan dari makam di Pompeii memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan warga kota sebelum terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi. Inskripsi tersebut menceritakan peristiwa penting yang terjadi beberapa dekade sebelum bencana, termasuk pesta megah, pertunjukan gladiator, kelaparan panjang, dan kerusuhan.
Dalam inskripsi tersebut, tertulis kisah seorang pria kaya yang menyelenggarakan pesta besar-besaran untuk merayakan "toga virilis", penanda kedewasaan bagi seorang warga negara pria Romawi. Pesta tersebut dihadiri oleh 6.840 tamu, dan dilengkapi pertunjukan gladiator yang melibatkan 416 pejuang. Acara tersebut begitu megah hingga dibandingkan dengan perayaan di koloni besar Roma. Pertarungan gladiator berlangsung selama beberapa hari dengan 213 duel berbeda, menunjukkan kekayaan dan pengaruh pria ini dalam masyarakat Pompeii.
Selain pesta megah, inskripsi juga mencatat masa-masa sulit di Pompeii. Selama empat tahun, kota ini dilanda kelaparan, dan sang pria kaya membantu meringankan beban warganya dengan mendistribusikan roti gratis serta menjual gandum dengan harga murah. Gambaran ini mungkin juga terekam dalam mosaik terkenal dari Pompeii yang menunjukkan distribusi roti selama masa kelaparan.
Lebih jauh, inskripsi mencatat kerusuhan yang pecah pada pertunjukan gladiator tahun 59 Masehi, yang juga disebutkan oleh sejarawan Romawi Tacitus. Kerusuhan ini menyebabkan campur tangan Kaisar Nero, yang memerintahkan deportasi sekolah gladiator dari kota dan pengusiran beberapa warga. Namun, pria kaya tersebut berhasil membujuk Nero untuk membiarkan sebagian warga kembali ke Pompeii, menunjukkan kedekatannya dengan penguasa tertinggi Romawi saat itu.
Peneliti meyakini bahwa pria tersebut adalah Gnaeus Alleius Nigidius Maius, seorang tokoh kaya dan berpengaruh di Pompeii, yang identitasnya mungkin tercatat di bagian makam yang telah dirusak di abad ke-19. Terjemahan inskripsi ini masih bersifat sementara, dan penelitian lebih lanjut mungkin akan memberikan informasi tambahan tentang kehidupan sebelum kehancuran Pompeii.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan