Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Sutton Hoo: Mengungkap Misteri Makam Kapal Kuno di Inggris

Richard Lawongan • Kamis, 5 September 2024 | 14:17 WIB
Situs di Sutton Hoo berisi sekitar 20 gundukan kuburan di mana orang yang meninggal dikuburkan bersama barang-barang kuburannya.
Situs di Sutton Hoo berisi sekitar 20 gundukan kuburan di mana orang yang meninggal dikuburkan bersama barang-barang kuburannya.

RADARPAPUA - Pada tahun 1937, Edith Pretty, seorang pemilik tanah di Suffolk, Inggris, merasa penasaran dengan serangkaian gundukan di sekitar rumahnya. Setelah mendiskusikan hal tersebut dengan sejarawan lokal, Vincent B. Redstone, dan kurator Guy Maynard dari Museum Ipswich, diputuskan untuk melakukan penggalian. Arkeolog Basil Brown ditugaskan, dan pada tahun 1939, penggalian besar-besaran dimulai. Temuan mereka tidak hanya mengejutkan Inggris, tetapi seluruh dunia: Sutton Hoo, situs pemakaman kapal misterius dari abad ke-7.

Apa itu Pemakaman Kapal?

Pemakaman kapal adalah tradisi di mana kapal atau perahu digunakan sebagai makam bagi orang yang meninggal, lengkap dengan barang-barang berharga mereka. Di Sutton Hoo, terdapat sekitar 20 gundukan kuburan, dan di bawah salah satu gundukan terbesar, ditemukan kapal besar yang kemungkinan digunakan untuk upacara penguburan raja atau bangsawan terkemuka. Meskipun kayu kapal hampir seluruhnya hilang karena keasaman tanah, paku-paku besinya tetap berada di tempatnya, membentuk siluet kapal megah yang terkubur bersama harta karun.

Penemuan di Situs Sutton Hoo

Penggalian Mound 1 di Sutton Hoo menghasilkan sejumlah artefak yang sangat menakjubkan, mulai dari helm besi, gesper emas, hingga perlengkapan minum dan persenjataan. Beberapa benda diyakini digantung di sepanjang dinding bagian dalam kapal, sementara benda lainnya disusun di sekitar tubuh almarhum, menunjukkan betapa pentingnya orang yang dimakamkan di sana. Salah satu benda yang paling terkenal adalah helm Sutton Hoo, yang memiliki desain rumit dan menunjukkan pengaruh Skandinavia.

Artefak-artefak tersebut memberikan wawasan tentang keterampilan perajin lokal di Anglia Timur, serta mengungkapkan jaringan perdagangan luas pada masa itu. Beberapa barang berasal dari wilayah jauh seperti Francia dan Mediterania Timur, menunjukkan keterlibatan orang Anglo-Saxon dalam perdagangan internasional yang kompleks.

Siapa yang Dimakamkan di Sutton Hoo?

Meskipun tidak ada jenazah yang tersisa karena tanah yang sangat asam, sebagian besar sejarawan sepakat bahwa orang yang dimakamkan di Sutton Hoo adalah Rædwald, raja Anglia Timur pada awal abad ke-7. Rædwald dikenal sebagai raja Anglo-Saxon pertama yang memeluk agama Kristen, dan campuran artefak Kristen dan pagan di makam ini mencerminkan periode transisi keagamaan yang penting di Inggris.

Sementara beberapa ahli menduga bahwa makam ini mungkin adalah cenotaph atau makam kosong, benda-benda di dalamnya disusun seolah-olah mengelilingi tubuh, menandakan bahwa penguburan tersebut memang dilakukan di tempat ini.

Pengaruh Skandinavia dan Zaman Kegelapan

Salah satu aspek yang paling menarik dari penemuan Sutton Hoo adalah pengaruh budaya Skandinavia yang jelas terlihat pada artefak dan tradisi pemakaman kapal itu sendiri. Pemakaman semacam ini jarang ditemukan di Inggris, namun lazim di Swedia dan wilayah Skandinavia lainnya. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa dinasti yang berkuasa di Anglia Timur, Wuffingas, memiliki hubungan dengan Skandinavia.

Situs Sutton Hoo juga membantah anggapan bahwa periode sejarah ini adalah Zaman Kegelapan. Artefak-artefak yang ditemukan menunjukkan tingkat keterampilan yang tinggi, pengaruh budaya yang luas, dan kemajuan seni yang signifikan. Sutton Hoo menjadi bukti nyata bahwa dunia Anglo-Saxon pada awal abad pertengahan adalah dunia yang kompleks, penuh dengan pengaruh budaya dan agama yang saling bertautan.

Penemuan Sutton Hoo tidak hanya mengubah pemahaman kita tentang sejarah Inggris, tetapi juga membuka jendela ke dunia Anglo-Saxon yang penuh warna. Dari kapal besar yang digunakan sebagai makam hingga artefak-artefak yang menggambarkan keahlian seni dan perdagangan, Sutton Hoo adalah salah satu situs arkeologi paling penting yang pernah ditemukan di Inggris. Ini adalah pengingat bahwa di balik setiap gundukan atau peninggalan tanah, tersimpan kisah-kisah besar yang menanti untuk ditemukan.

(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Inggris #Sutton Hoo #penemuan #Makam Kapal #kuno #Anglo Saxon #zaman kegelapan