RADARPAPUA - Ketika berbicara tentang bangkai kapal kuno, bayangan harta karun di dasar laut sering kali melintas di benak. Namun, bagi para peneliti dari Cornell University yang mencoba menentukan usia kapal Kyrenia dari era Helenistik, harta yang mereka cari bukanlah koin emas, melainkan ribuan almond yang ditemukan dalam toples di antara muatan kapal tersebut.
Kapal Kyrenia, yang ditemukan di lepas pantai utara Siprus pada tahun 1965, adalah salah satu kapal Yunani kuno yang paling terpelihara dan memberi banyak wawasan tentang teknologi maritim di Mediterania. Para peneliti kini percaya bahwa kapal ini tenggelam antara tahun 296 hingga 271 SM, dengan kemungkinan besar antara tahun 286 dan 272 SM. Melalui kombinasi bukti organik, termasuk almond dan sampel kayu yang baru dibersihkan, tim berhasil menentukan perkiraan waktu yang lebih akurat.
Penelitian ini dipimpin oleh Sturt Manning, seorang profesor arkeologi di Cornell, yang bersama timnya menggunakan metode canggih, termasuk model statistik dan radiokarbon. Mereka juga menghadapi tantangan besar dalam membersihkan sampel kayu yang telah diawetkan dengan polietilena glikol (PEG), sebuah senyawa dari abad ke-20 yang membuat penanggalan radiokarbon menjadi sulit. Berkat kerja sama dengan Universitas Groningen, mereka mengembangkan teknik untuk membersihkan PEG dan berhasil menentukan usia kayu dengan lebih akurat.
Namun, penemuan ini tidak hanya berpengaruh pada kapal Kyrenia. Revisi terhadap kurva kalibrasi radiokarbon untuk periode 400-250 SM, yang dibuat oleh tim, juga akan berdampak besar bagi penelitian sejarah di seluruh dunia, dari Eropa hingga China.
Kapal Kyrenia dan muatannya bukan sekadar harta karun, melainkan kapsul waktu yang mengungkap peradaban kuno di Mediterania. Hingga saat ini, kapal tersebut telah memberikan wawasan luar biasa tentang perdagangan maritim dan teknologi kapal kuno. Penemuan almond di dalam toples amfora yang masih terjaga baik hanyalah salah satu dari sekian banyak harta tersembunyi yang telah mengubah pemahaman kita tentang dunia kuno.
Dengan penelitian yang terus berkembang, kapal Kyrenia tetap menjadi salah satu penemuan arkeologi laut paling penting, sekaligus bukti nyata bagaimana teknologi modern dapat membuka misteri masa lalu yang telah terkubur selama lebih dari 2.000 tahun.
(aj)