Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Cincin Racun dari Zaman Abad Pertengahan Ditemukan di Bulgaria

Via Ponamon • Sabtu, 7 September 2024 | 11:05 WIB

Foto cincin perunggu (livescience.com)
Foto cincin perunggu (livescience.com)
RADARPAPUA - Para arkeolog menemukan sebuah cincin dengan rongga kecil yang diduga digunakan untuk menyimpan racun pada zaman dulu di Bulgaria. Cincin ini mungkin digunakan untuk pembunuhan politik pada abad pertengahan.

Cincin perunggu ini berusia lebih dari 600 tahun dan ditemukan di reruntuhan Cape Kailakra, tempat para bangsawan dari wilayah Dobrudja tinggal pada abad ke-14.

Selain cincin ini, lebih dari 30 perhiasan lain juga ditemukan di lokasi, seperti hiasan emas, cincin emas, dan anting mutiara. Namun, tidak ada yang mirip dengan cincin yang baru saja ditemukan ini.

Menurut Bonnie Petrunova, pemimpin penggalian dari Museum Arkeologi Nasional Bulgaria, cincin ini dibuat dengan sangat indah dan memiliki rongga khusus. Cincin ini mungkin berasal dari Italia atau Spanyol.

Petrunova percaya bahwa cincin ini dipakai di jari kelingking tangan kanan seorang pria. Dengan cincin ini, pemakainya bisa diam-diam menuangkan racun ke dalam gelas hanya dengan menggerakkan jarinya.

Petrunova juga berpikir cincin ini mungkin terkait dengan Dobrotitsa, seorang bangsawan yang memerintah wilayah tersebut pada pertengahan abad ke-14.

Pejabat setempat mengatakan cincin ini mungkin menjelaskan banyak kematian misterius di antara para bangsawan yang dekat dengan Dobrotitsa.(RP)

 

Sumber : livescience.com

Editor : Via Ponamon
#Bulgaria #perunggu #perhiasan #arkeolog #sejarah #cincin #racun