RADARPAPUA- Arkeolog di Peru telah menemukan mural misterius berusia sekitar 1.400 tahun yang menggambarkan sosok pria dengan dua wajah. Mural ini ditemukan di situs arkeologi Pañamarca, yang merupakan salah satu pusat peradaban pra-Hispanik di wilayah pesisir Peru. Penemuan ini dipandang sangat signifikan karena kemungkinan mural tersebut melambangkan alam kosmik, sebuah konsep yang kerap dijumpai dalam mitologi dan kepercayaan kuno.
Mural tersebut menggambarkan seorang pria dengan dua wajah yang berbeda, yang menurut para ahli mungkin mengacu pada peran dualitas dalam kepercayaan Moche, budaya kuno yang berkembang di wilayah tersebut. Dalam beberapa budaya kuno, sosok dengan dua wajah sering diartikan sebagai simbol keseimbangan antara dua dunia, seperti dunia fisik dan dunia spiritual, atau antara hidup dan mati.
Lisa Trever, seorang ahli sejarah seni dari Universitas Columbia yang memimpin penggalian, mengatakan bahwa mural ini kemungkinan besar mencerminkan konsep yang lebih dalam dari apa yang tampak pada permukaan. "Kami percaya bahwa mural ini bisa saja berkaitan dengan alam kosmik, atau alam semesta yang dipercaya oleh masyarakat Moche," ungkapnya. Penemuan mural ini, kata Lisa, membuka peluang baru untuk memahami cara pandang orang Moche terhadap dunia di sekitar mereka.
Selain mural ini, tim arkeolog juga menemukan beberapa artefak lain di sekitar lokasi penggalian, termasuk keramik dan alat-alat ritual. Temuan-temuan ini memberikan petunjuk lebih lanjut tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Moche, yang dikenal memiliki peradaban yang sangat maju dalam bidang seni, arsitektur, dan pertanian.
Situs Pañamarca sendiri terkenal dengan sejumlah mural lainnya yang ditemukan di masa lalu, namun mural pria berwajah dua ini adalah salah satu temuan yang paling mencolok dan menarik perhatian. Menurut Lisa, temuan ini menunjukkan betapa kompleksnya sistem kepercayaan Moche yang tampaknya memiliki kaitan erat dengan pemujaan alam kosmik dan keseimbangan antara berbagai aspek kehidupan.
Para ahli sekarang berfokus pada analisis lebih lanjut terhadap mural dan artefak lain yang ditemukan di situs ini. Mereka berharap dapat menggali lebih dalam tentang simbolisme mural ini, serta apa yang bisa diajarkan oleh temuan ini mengenai masyarakat Moche dan pemahaman mereka tentang dunia.
Penemuan mural ini tidak hanya penting dari segi arkeologis, tetapi juga menjadi jendela baru bagi dunia untuk memahami lebih dalam tentang kebudayaan kuno yang pernah berkembang pesat di Peru.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan