RADARPAPUA - Penelitian terbaru yang dipimpin oleh Flinders University dan melibatkan ahli dari Kanada, Australia, dan Eropa, telah menemukan spesies baru ikan coelacanth purba yang luar biasa terawat di Gogo Formation, Australia Barat. Ikan ini diberi nama Ngamugawi wirngarri, menggunakan bahasa Gooniyandi, sebagai penghormatan kepada masyarakat setempat.
Studi ini menunjukkan bahwa aktivitas lempeng tektonik berperan penting dalam evolusi spesies coelacanth. Aktivitas ini menciptakan habitat baru, mendorong munculnya spesies baru pada masa Devonian, sekitar 380 juta tahun yang lalu. Ikan ini mengisi celah penting dalam sejarah evolusi coelacanth, yang pernah dianggap sebagai "fosil hidup" sejak ditemukan lagi pada tahun 1938 setelah dianggap punah.
Tegasnya, aktivitas tektonik dan perubahan iklim merupakan faktor utama dalam proses evolusi dan kepunahan spesies di Bumi. Temuan ini menunjukkan bahwa evolusi coelacanth tidak berhenti dan terus berlangsung hingga kini, menantang konsep bahwa mereka adalah "fosil hidup".
Ngamugawi wirngarri membantu para ilmuwan memahami lebih dalam evolusi ikan coelacanth dari bentuk primitif hingga yang lebih modern. Penelitian ini juga menegaskan Gogo Formation sebagai salah satu situs fosil terbaik di dunia.(aj)