RADARPAPUA - Seratus tahun lalu, pada tanggal 4 November 1922, seorang arkeolog asal Inggris bernama Howard Carter bersama timnya dari Mesir menemukan tangga kuno yang tersembunyi di bawah pasir di Lembah Para Raja. Tangga itu mengarah ke makam Raja Tutankhamun, seorang raja Mesir muda. Tidak seperti makam raja lain yang hancur atau dijarah, makam Raja Tut masih utuh dan berisi lebih dari 5.000 barang berharga.
Penemuan ini menjadi salah satu penemuan arkeologi paling penting sepanjang masa. Salah satu barang terkenal yang ditemukan adalah peti mati emas Raja Tut yang besar dan topeng pemakaman emasnya yang indah. Meski begitu, barang-barang kecil seperti tongkat jalan dan sandal Raja Tut juga dianggap sangat artistik.
Berikut adalah beberapa artefak paling menarik dari makam Raja Tut:
-
Belati Besi
- Raja Tut meninggal sebelum Zaman Besi, jadi belati ini dibuat dari besi yang berasal dari meteorit atau batu luar angkasa. Ini mungkin dianggap sebagai "hadiah dari para dewa."
-
Syal dengan Cincin
- Di dalam kotak kayu kecil, ditemukan syal linen dengan beberapa cincin emas di dalamnya. Mungkin ini adalah barang curian yang ditinggalkan oleh pencuri.
-
Papan Permainan Senet
- Raja Tut suka bermain permainan papan kuno bernama senet. Permainan ini bisa jadi tentang nasib dan pertempuran melawan dewa kematian.
-
Anak Perempuan Raja Tut yang Hilang
- Di makam Raja Tut, ditemukan dua peti kecil yang berisi mumi dua anak perempuannya yang lahir mati.
-
Sandal Emas
- Sandal emas milik Raja Tut memiliki gambar musuh-musuh Mesir di solnya, jadi dia "menginjak" mereka setiap kali dia berjalan.
-
Patung Pelayan
- Ditemukan 413 patung kecil yang akan "bekerja" untuk Raja Tut di kehidupan setelah kematian.
-
Pakaian Dalam Raja Tut
- Di makam, ditemukan pakaian seperti kaos, sarung tangan, dan 145 celana dalam yang sangat halus dan mewah.
-
Tempat Organ Tubuh
- Organ-organ Raja Tut disimpan di dalam guci khusus yang dijaga oleh patung-patung dewi Mesir.
-
Topeng Emas Raja Tut
- Salah satu benda paling terkenal adalah topeng emas Raja Tut yang dipakai di kepalanya. Topeng ini menunjukkan wajahnya sebagai dewa Osiris.
Penemuan ini tidak hanya memberikan banyak benda indah, tetapi juga banyak informasi tentang kehidupan dan kematian di zaman Mesir kuno. (*)
Editor : Richard Lawongan