RADARPAPUA - Baru-baru ini, banyak orang membicarakan gambar sebuah candi yang disebut berusia 2.000 tahun yang terletak di dasar laut Bali. Gambar ini membuat banyak orang penasaran dan menduga bahwa itu adalah peninggalan kuno yang terkubur di lautan.
Namun, kenyataannya sangat berbeda. Gambar-gambar tersebut bukanlah peninggalan arkeologi kuno, melainkan bagian dari proyek pelestarian lingkungan di Indonesia.
Proyek ini mencakup 10 patung dan sebuah candi yang dibangun pada kedalaman 29 meter di bawah laut. Proyek ini didanai oleh Australian Agency for International Development (AusAid). Patung-patung dan candi ini dibuat sangat mirip dengan peninggalan kuno, sehingga beberapa stasiun TV dan koran luar negeri salah mengira bahwa itu adalah temuan arkeologi asli yang baru saja ditemukan.
Pada tahun 2006, fase kedua proyek ini dimulai, dengan menempatkan patung-patung pada kedalaman 15 meter agar penyelam pemula juga bisa menikmatinya. Turis yang ingin melihat keindahan patung-patung ini bisa menyelam ke dasar laut.
Meskipun begitu, banyak orang masih salah paham dan berpikir bahwa candi ini adalah peninggalan kuno yang terkubur di lautan. (*)
Editor : Richard Lawongan