RADARPAPUA - Gempa bumi yang mengguncang Mexico City baru-baru ini mengungkap temuan arkeologis yang mengejutkan, patung kepala ular raksasa Aztec ditemukan terkubur di bawah Universitas Nasional Otonom Meksiko (UNAM).
Penemuan ini mengejutkan para peneliti, karena situs tersebut tidak pernah dikaitkan dengan sisa-sisa budaya Aztec sebelumnya.
Menurut arkeolog yang terlibat, patung ini diperkirakan berasal dari era pra-Hispanik dan mungkin terkait dengan Templo Mayor, pusat spiritual dan politik bangsa Aztec.
Kepala ular ini kemungkinan adalah bagian dari struktur yang lebih besar yang belum terungkap, dan gempa bumi membantu memunculkan artefak ini dari bawah tanah.
Peneliti utama menyebutkan, "Kami tidak menyangka akan menemukan sesuatu sebesar dan semegah ini di bawah kampus universitas. Ini benar-benar membuka kemungkinan baru untuk studi lebih lanjut tentang budaya Aztec di wilayah ini."
Meskipun situs penggalian belum sepenuhnya dieksplorasi, para ilmuwan optimistis penemuan ini akan mengarah pada penemuan kuil Aztec yang lebih besar atau struktur keagamaan lain yang tersembunyi di bawah Mexico City.
Penemuan ini juga menyoroti betapa pentingnya gempa bumi dalam membantu arkeolog menemukan situs yang sudah lama hilang.
Sering kali, gempa bumi mengguncang tanah sehingga memunculkan artefak yang terkubur jauh di bawah permukaan. Kepala ular ini sendiri terbuat dari batu dan menampilkan ciri khas ukiran Aztec, seperti mata besar dan taring tajam yang menunjukkan keterkaitannya dengan simbolisme agama Aztec.
Dengan temuan ini, para ahli berharap bisa memahami lebih dalam tentang ritual keagamaan dan pandangan dunia bangsa Aztec.
Universitas UNAM sendiri berencana untuk mendukung penelitian lebih lanjut dan membuka situs ini sebagai bagian dari program arkeologi mereka.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan