RADARPAPUA - Para arkeolog menemukan bukti serangan tentara Asyur ke Yudea yang menyebabkan pengepungan Yerusalem.
Serangan ini terjadi pada tahun 701 SM, ketika Sennacherib adalah raja Asyur dan Hizkia raja Yudea. Sennacherib menyerang karena Hizkia menolak tunduk pada kekuasaan Asyur.
Tentara Asyur berhasil menguasai sebagian besar Yudea dan mengepung Yerusalem, tapi mereka tidak berhasil merebut kota itu. Menurut Alkitab, malaikat Tuhan membunuh 185.000 tentara Asyur, sementara catatan Asyur mengatakan Hizkia membayar upeti besar agar Yerusalem tidak diserang.
Penemuan baru:
Di Yerusalem, arkeolog menemukan sebuah bangunan yang dulu digunakan untuk mengumpulkan pajak pada masa pemerintahan Hizkia. Di dalamnya, ada banyak guci yang bertuliskan bahwa pajak itu milik raja. Barang-barang seperti minyak zaitun mungkin menjadi pajak yang dikumpulkan dari para petani.
Ketika Sennacherib menyerang, pasukannya menghancurkan bangunan ini. Batu-batu besar dari pondasi bangunan sengaja ditaruh di atas reruntuhan untuk menunjukkan bahwa penghancuran ini adalah pesan politik dari kerajaan Asyur.
Pada abad ke-7 SM, bangunan ini dibangun kembali, tapi pajak yang dikumpulkan tidak lagi untuk Hizkia, melainkan untuk raja Asyur. (*)
Editor : Richard Lawongan