Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Misteri Terungkap! Kaserne Tentara Kuno Mesir Berusia 3,200 Tahun Mengandung Pedang Bertuliskan 'Ramesses II'!

Richard Lawongan • Rabu, 16 Oktober 2024 | 18:26 WIB

Pedang panjang ini berisi prasasti hieroglif yang menyebutkan Ramses II. Pedang ini kemungkinan besar diberikan kepada seorang perwira tinggi.
Pedang panjang ini berisi prasasti hieroglif yang menyebutkan Ramses II. Pedang ini kemungkinan besar diberikan kepada seorang perwira tinggi.

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Mesir telah menemukan sisa-sisa kaserne tentara yang berusia 3,200 tahun. Di dalamnya, mereka menemukan banyak barang menarik, termasuk sebuah pedang yang memiliki tulisan nama Raja Ramesses II.

Kaserne ini memiliki beberapa ruangan penyimpanan untuk menyimpan biji-bijian dan oven untuk memanggang makanan. Para peneliti juga menemukan pot yang berisi tulang hewan, termasuk ikan. Mereka menemukan beberapa kuburan sapi di lokasi ini. Ahmed El Kharadly, seorang arkeolog yang memimpin penelitian di tempat ini, mengatakan bahwa sapi di Mesir kuno dianggap simbol kekuatan dan keberlimpahan. Namun, dia berpikir sapi-sapi ini mungkin digunakan untuk dimakan. Dia menemukan tulang sapi di dekat oven, yang menunjukkan bahwa tulang itu mungkin dibagi-bagi dan disimpan setelah dijemur.

Para arkeolog menemukan dua blok batu kapur yang berisi prasasti hieroglif di sisa-sisa barak.
Para arkeolog menemukan dua blok batu kapur yang berisi prasasti hieroglif di sisa-sisa barak.

Selain itu, para arkeolog menemukan senjata, termasuk sebuah pedang perunggu dengan nama Raja Ramesses II. Pedang ini ditemukan di sebuah ruangan kecil dekat tempat yang bisa diserang musuh, menunjukkan bahwa pedang ini digunakan untuk bertempur, bukan hanya untuk pajangan.

Mereka juga menemukan dua balok batu kapur yang bertuliskan. Salah satu balok memiliki tulisan hieroglif yang menyebutkan Ramesses II, sementara yang lainnya menyebut seorang pejabat bernama "Bay."

Kaserne ini terletak di sepanjang jalan militer di Delta Sungai Nil bagian barat laut. Tempat ini memungkinkan tentara untuk menghadapi kelompok musuh yang datang dari gurun barat atau dari Laut Mediterania.

Para arkeolog menemukan dua blok batu kapur yang berisi prasasti hieroglif di sisa-sisa barak.
Para arkeolog menemukan dua blok batu kapur yang berisi prasasti hieroglif di sisa-sisa barak.

Penemuan ini penting untuk memahami strategi dan cara kerja militer Mesir di bawah pemerintahan Ramesses II. Peter Brand, seorang profesor sejarah, mengatakan bahwa meskipun ada situs militer lain yang dibangun oleh Ramesses II, tempat ini lebih terawat dengan baik.

Seniwa ini menunjukkan bahwa tempat ini dilengkapi dengan senjata dan mungkin juga bisa membuat beberapa senjata di sana. Pedang perunggu kemungkinan diberikan kepada perwira tinggi sebagai hadiah dari raja, karena nama dan gelar raja yang terukir di pedang itu menambah kehormatan pemiliknya dan menunjukkan kekayaan serta kekuasaan raja.

Anthony Spalinger, seorang profesor sejarah kuno, menambahkan bahwa penemuan ini juga cocok dengan catatan sejarah yang menunjukkan bahwa kelompok bernama Libia menjadi ancaman bagi Mesir. "Kasarne ini dibangun untuk mengawasi pintu masuk ke Mesir," kata Spalinger. (*)

Editor : Richard Lawongan
#artefak #Kaserne #Ramesses II #Penemuan Arkeologis #pedang #Tentara Kuno #hieroglif #sejarah #Sapi kuno #Mesir