Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Temuan Arkeologi Langka: Makam Gladiator Romawi di Turki Ternyata Berisi 12 Orang Lain, Apa yang Terjadi?

Richard Lawongan • Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Para arkeolog menemukan sebuah makam Romawi yang dipenuhi dengan tulang belulang 12 wanita dan pria yang hidup pada abad kelima.
Para arkeolog menemukan sebuah makam Romawi yang dipenuhi dengan tulang belulang 12 wanita dan pria yang hidup pada abad kelima.

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Turki menemukan sebuah peti batu berusia 1.800 tahun dengan tulisan yang menunjukkan milik seorang gladiator Romawi bernama Euphrates. Tapi, ketika dibuka, bukan tulang gladiator yang ditemukan, melainkan sisa-sisa tulang dari 12 orang pria dan wanita. Tulang-tulang ini berasal dari abad ke-5 Masehi, sekitar 200 tahun setelah peti tersebut pertama kali dibuat.

Menurut Profesor Sinan Mimaroglu, yang memimpin penggalian, peti ini pertama kali digunakan oleh gladiator pada abad ke-3 Masehi. Peti batu itu ditemukan di dalam reruntuhan sebuah gereja tua di Turki bagian barat. Di dalam peti tersebut juga ada simbol salib Kristen, yang kemungkinan ditambahkan pada abad ke-5 dan ke-8 Masehi.

Baca Juga: Misteri Terungkap! Kaserne Tentara Kuno Mesir Berusia 3,200 Tahun Mengandung Pedang Bertuliskan 'Ramesses II'!

Makam tersebut terkubur 8 inci di bawah basilika Santo Yohanes di Bukit Ayasuluk.
Makam tersebut terkubur 8 inci di bawah basilika Santo Yohanes di Bukit Ayasuluk.

Gereja tempat peti itu ditemukan adalah tempat pemakaman kuno yang sudah ada sejak zaman Kaisar Justinian I (527-565 M). Orang-orang yang dikuburkan di situ kemungkinan berasal dari kalangan orang kaya atau pemimpin agama, karena mereka dimakamkan dengan cara yang sangat hati-hati dan rapi.

Tidak banyak yang diketahui tentang gladiator Euphrates selain namanya, tetapi bukit tempat ia dimakamkan memiliki sejarah panjang, bahkan sebelum kota kuno Ephesus dibangun lebih dari 3.000 tahun lalu. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Euphrates #Sarcophagus #gladiator romawi #makam kuno #Simbol salib #Arkeologi Turki #Ayasuluk Hill #Peti batu #gereja kuno #ephesus