Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Tangan Pengguna Alat Mungkin Berevolusi Jauh Lebih Awal: Temuan Baru dari Tulang Jari Australopithecus

Richard Lawongan • Jumat, 18 Oktober 2024 | 12:35 WIB

 

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

RADARPAPUA - Para peneliti menganalisis situs lampiran otot pada tangan fosil dari tiga spesies Australopithecus, yaitu A. afarensis (hidup sekitar 3,9 hingga 2,9 juta tahun yang lalu), A. africanus (3,3 hingga 2,1 juta tahun lalu), dan A. sediba (sekitar 1,98 juta tahun lalu). Temuan ini kemudian dibandingkan dengan tangan primata kuno dan modern, termasuk manusia modern, Neanderthal, gorila, simpanse, dan orangutan.

Dengan menggunakan model tiga dimensi dari tulang tangan, para peneliti mampu membedakan bentuk tangan manusia dan primata. Mereka melihat area lampiran otot pada fosil tangan berdasarkan perbedaan elevasi permukaan tulang, warna, dan tekstur permukaan. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Journal of Human Evolution.

Hasilnya menunjukkan bahwa A. sediba dan A. afarensis, yang paling terkenal melalui kerangka “Lucy” berusia 3,2 juta tahun, memiliki anatomi yang memungkinkan mereka memanipulasi objek dengan cara yang mirip dengan manusia modern. Di sisi lain, A. africanus memiliki ciri-ciri campuran antara penggunaan tangan yang menyerupai manusia dan kera.

Kemampuan Menggunakan Alat pada Hominin Awal

Tidak mengejutkan bahwa hominin awal mungkin mampu menggunakan alat, mengingat simpanse – yang berpisah dari garis evolusi manusia sekitar 6 juta tahun lalu – diketahui menggunakan batu dan tongkat sebagai alat di alam liar. Namun, studi ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang seberapa maju kemampuan leluhur manusia dalam menggunakan alat.

“Seringnya penggunaan otot yang diperlukan untuk menggenggam dan memanipulasi objek secara khas manusia pada hominin awal ini mendukung gagasan bahwa penggunaan tangan seperti manusia muncul lebih awal dan mungkin mempengaruhi adaptasi evolusi untuk keterampilan manual yang lebih tinggi pada hominin selanjutnya,” tulis para peneliti.

Alat batu tertua yang pernah ditemukan berusia sekitar 3,3 juta tahun, dan ada bukti lebih awal berupa tanda potongan pada tulang mamalia yang menunjukkan penggunaan alat untuk memotong daging. Namun, siapa pembuat dan pengguna alat-alat batu awal ini tetap menjadi misteri hingga sekarang.

Penemuan ini membuka pintu bagi pemahaman lebih dalam tentang evolusi tangan manusia, yang tampaknya telah mulai beradaptasi untuk penggunaan alat jauh sebelum Homo sapiens muncul.(aj)

 

 
Editor : Richard Lawongan
#fosil #evolusi manusia #Australopithecus #manusia #sejarah #Evolusi