Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Anggur Tertua di Dunia Ditemukan di Dalam Makam Romawi Kuno di Carmona Spanyol Menyajikan Rahasia Sejarah Peradaban

Via Ponamon • Jumat, 18 Oktober 2024 | 14:17 WIB
Foto Anggur di dalam guci kaca.
Foto Anggur di dalam guci kaca.

RADARPAPUA - Penemuan mengejutkan telah terjadi di Carmona, Spanyol, di mana para arkeolog menemukan anggur berusia 2000 tahun di dalam sebuah makam Romawi kuno.

Temuan ini tidak hanya menambah koleksi artefak bersejarah, tetapi juga menawarkan wawasan baru tentang kebiasaan dan tradisi minum anggur di zaman Romawi.

Makam tersebut ditemukan di kawasan yang kaya akan sejarah, dan analisis awal menunjukkan bahwa anggur ini merupakan jenis vinum yang pernah populer pada masanya.

Menurut Dr. Maria López, seorang arkeolog yang terlibat dalam penggalian, anggur yang ditemukan tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menunjukkan tanda-tanda fermentasi yang menunjukkan teknik pembuatan anggur yang sudah ada jauh sebelum penemuan ini.

“Anggur ini memberikan gambaran yang menarik tentang cara masyarakat Romawi memproduksi dan menikmati anggur,” ujar Dr. López. Ia menambahkan bahwa anggur bukan hanya berfungsi sebagai minuman, tetapi juga memiliki makna ritual dalam upacara pemakaman.

Penemuan ini mencakup berbagai artefak lain, seperti peralatan minum dan objek yang menunjukkan praktik ritual yang dilakukan oleh masyarakat Romawi.

Para peneliti berusaha mengungkap lebih banyak informasi mengenai teknik pembuatan anggur di zaman dahulu. Mereka ingin mengetahui lebih dalam tentang bagaimana anggur tersebut diproduksi dan di mana saja anggur ini diperdagangkan. “Penemuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut tentang perdagangan anggur dan bagaimana anggur menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Romawi,” kata Dr. López.

Melalui analisis kimia anggur, para ilmuwan berharap dapat mengidentifikasi metode pembuatan anggur yang digunakan pada masa itu, yang bisa menjadi inspirasi bagi pembuat anggur modern.

Penemuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kebudayaan dan tradisi minum anggur yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Secara keseluruhan, penemuan anggur berusia 2000 tahun di dalam makam Romawi kuno ini menyoroti kekayaan sejarah dan budaya yang ada di Spanyol.

Ini adalah pengingat akan pentingnya anggur dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Romawi, mulai dari ritual spiritual hingga interaksi sosial.

Temuan ini tentu akan menjadi bagian penting dalam studi sejarah anggur dan pengaruhnya terhadap masyarakat saat ini.(RP)

 

Sumber : ancientpages.com

Editor : Via Ponamon
#Carmona #makam Romawi #anggur tertua #sejarah anggur