Berkat kemampuannya memimpin dan strateginya yang kuat, ia memenangkan Pertempuran Hastings pada 14 Oktober 1066.
Kemenangan ini bukan hanya membuktikan kekuatannya sebagai pemimpin militer, tetapi juga menandai awal dari perubahan besar yang membawa dampak luas bagi Inggris, baik secara politik, sosial, maupun budaya.
Penaklukan Inggris oleh William membawa gelombang perubahan yang mengubah sistem feodal lokal. Ia memperkenalkan sistem pemerintahan Normandia yang lebih terstruktur dan terpusat.
Domesday Book, sebuah survei tanah dan kekayaan, merupakan salah satu warisan penting William yang tidak hanya bertujuan untuk mengenal wilayah kekuasaannya tetapi juga memperkuat kendali atas tanah dan sumber daya.
Sebelumnya, Inggris dikuasai oleh Raja Harold II, yang terbunuh dalam Pertempuran Hastings. Dengan berakhirnya masa kekuasaan Harold, William mengambil alih takhta dan menetapkan perubahan mendalam pada tatanan kekuasaan Inggris.
Ia mengganti sebagian besar aristokrasi Anglo-Saxon dengan kaum bangsawan Normandia, memperkenalkan budaya, arsitektur, dan bahasa baru yang meninggalkan jejak mendalam di Inggris.
Meski William dikenal karena kekuatan dan penaklukannya yang sering disertai kekerasan, ia juga diingat sebagai pemimpin yang memperkenalkan administrasi yang lebih rapi dan sistematis. Warisannya membentuk dasar dari struktur sosial-politik Inggris yang kita kenal hingga kini.(RP)
Sumber : ancientpages.com
Editor : Via Ponamon