Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Temuan Patung Gajah 2.300 Tahun di India: Mengungkap Peran Simbolis Agama Buddha di Masa Lalu

Prisilia Rumengan • Rabu, 23 Oktober 2024 | 18:01 WIB
Patung Gajah
Patung Gajah

RADARPAPUA – Tim arkeolog dari Indian National Trust for Art and Cultural Heritage (INTACH) berhasil menemukan patung gajah kuno yang diperkirakan berusia 2.300 tahun di daerah lembah Sungai Daya, Odisha, India.

Patung ini dipahat dari batu dan tingginya sekitar 1 meter, menggambarkan keahlian seni yang berkembang pada masa kejayaan agama Buddha di wilayah tersebut.

Sejarawan Anil Dhir, yang memimpin tim penelitian, mengatakan bahwa wilayah ini sangat kaya akan peninggalan-peninggalan dari era Buddha. "Kami menemukan beberapa artefak arkeologi lain di sekitar lokasi penemuan, termasuk bagian-bagian arsitektur dari sebuah kuil Buddha," ujarnya.

Penemuan patung ini memiliki kemiripan dengan patung gajah lainnya yang ditemukan di Dhauli, sebuah pusat agama Buddha kuno yang terletak sekitar 19 kilometer dari lokasi.

Patung-patung tersebut berasal dari masa kekuasaan kaisar Ashoka, yang memerintah Kerajaan Maurya pada abad ke-3 SM dan sangat mendukung penyebaran agama Buddha.

Buddhisme, yang berkembang pesat di India pada periode tersebut, mulai mengalami kemunduran sekitar abad ke-10 ketika praktik-praktik keagamaan Hindu dan Islam menjadi lebih dominan.

Kini, agama Buddha hanya dianut oleh sekitar 0,7% penduduk India, meskipun masih memainkan peran penting dalam sejarah budaya dan spiritual bangsa.

Selain patung gajah, tim arkeolog juga menemukan pilar laterit berwarna merah yang menandakan adanya hubungan dengan situs-situs arkeologi Buddha awal lainnya di wilayah tersebut.

Simbolisme gajah dalam agama Buddha sangat kuat, mencerminkan kekuatan dan kesuburan. Gajah juga muncul dalam cerita tentang kelahiran Buddha, di mana ibunya bermimpi seekor gajah putih masuk ke dalam rahimnya sebelum kelahiran Siddhartha Gautama.

Penemuan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang sejarah agama Buddha di India, tetapi juga menunjukkan pentingnya pelestarian artefak kuno untuk memahami warisan budaya yang lebih luas.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Patung Gajah #gajah #arkeolog #penemuan #patung #arkeologi #buddha