Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Kamar Pemakaman Prasejarah Berusia 2.600 Tahun di Jerman: Jejak Bangsawan Celtic

Richard Lawongan • Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:50 WIB
Ruang pemakaman Celtic, Riedlingen, Jerman
Ruang pemakaman Celtic, Riedlingen, Jerman

RADARPAPUA - Sebuah penemuan arkeologis yang mengejutkan telah mengungkap kamar pemakaman prasejarah yang diperkirakan berusia sekitar 2.600 tahun di dekat kota Riedlingen, Jerman barat daya. Lokasi ini berada di dataran Sungai Danube dan terletak di pusat sebuah gundukan pemakaman besar yang berdiameter lebih dari 60 meter dan tingginya lebih dari 2 meter saat ini.

Penemuan ini dianggap sangat luar biasa karena kamar pemakaman yang terbuat dari kayu ek ini masih terpelihara dengan baik, termasuk atap, dinding, dan lantainya. Hal ini jarang terjadi, mengingat kayu umumnya tidak bertahan lama di bawah tanah. Kondisi oksigen yang rendah di dalam gundukan mungkin menjadi faktor yang membantu pelestarian kayu ini.

Menurut Badan Warisan Budaya Baden-Württemberg, penemuan ini sangat unik dan memiliki nilai ilmiah yang luar biasa. Kayu yang digunakan dalam bangunan tersebut kemungkinan ditebang pada tahun 585 SM, yang membantu para peneliti memperkirakan kapan kamar pemakaman ini dibangun.

Kamar pemakaman ini diperkirakan milik seorang individu dari masyarakat Celtic yang memiliki kedudukan tinggi. Masyarakat Celtic di wilayah ini dikenal membangun "gundukan pemakaman bangsawan" untuk orang-orang yang berpangkat tinggi antara tahun 620 SM dan 450 SM.

Penemuan ini hanya yang kedua kalinya di Jerman setelah penemuan kamar pemakaman Celtic serupa di Hutan Hitam pada tahun 1890. Namun, pada saat itu, tidak ada dokumentasi yang baik, sehingga penemuan kali ini menjadi peluang emas bagi arkeologi modern untuk menggali lebih dalam tentang budaya Celtic kuno. Tim arkeolog masih akan melanjutkan penggalian selama beberapa minggu mendatang untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut, termasuk identitas individu yang dimakamkan di tempat tersebut.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi penting tentang kehidupan, budaya, dan praktik pemakaman masyarakat Celtic pada masa itu, serta memperkaya pemahaman tentang sejarah prasejarah di Eropa.(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Celtic #Jerman #prasejarah #penemuan #arkeologi