RADARPAPUA - Ketika Gunung Vesuvius meletus, orang-orang dari kota Romawi kuno, Pompeii dan Herculaneum, melarikan diri dan memulai hidup baru di tempat lain.
Pada 24 Agustus tahun 79 Masehi, Gunung Vesuvius meletus, mengeluarkan lebih dari 3 mil kubik debu dan batu hingga 32 kilometer ke udara. Abu dan batu tersebut menutupi kota Pompeii dan Herculaneum.
Selama ini, banyak yang percaya bahwa kedua kota ini hancur, dan semua orang di sana mati. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada orang-orang yang berhasil selamat dari letusan tersebut dan membangun kembali hidup mereka.
Baca Juga: Desa Kuno Must Farm Dijuluki Pompeii Inggris: Bukti Kehidupan 3.000 Tahun Lalu Ditemukan Arkeolog
Peneliti menemukan lebih dari 200 orang yang selamat di 12 kota sekitar Pompeii. Mereka tinggal di daerah yang aman dari dampak terburuk letusan. Banyak dari mereka yang berhasil hidup baik, membangun usaha baru, dan terus menjalani hidup.
Namun, tidak semua selamat hidup dengan baik. Beberapa keluarga kehilangan segalanya, dan ada yang hidup dalam kemiskinan di kota-kota kecil.
Pemerintah Romawi juga membantu para korban dengan membangun infrastruktur baru seperti jalan, sistem air, dan gedung-gedung. Bantuan ini memungkinkan mereka untuk memulai kembali hidup tanpa mengalami diskriminasi. (*)
Editor : Richard Lawongan