Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

2 Kerangka Laki-laki Ditemukan Tersembunyi di Bawah Reruntuhan di Rumah "Para Kekasih yang Suci" di Pompeii

Richard Lawongan • Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:47 WIB

Kerangka-kerangka tersebut adalah sisa-sisa dari dua orang pria yang berusia setidaknya 55 tahun dan terbunuh saat terjadi gempa bumi.
Kerangka-kerangka tersebut adalah sisa-sisa dari dua orang pria yang berusia setidaknya 55 tahun dan terbunuh saat terjadi gempa bumi.

RADARPAPUA -
Para arkeolog menemukan kerangka dua laki-laki yang kemungkinan besar meninggal saat terjadi gempa dahsyat bersamaan dengan meletusnya Gunung Vesuvius.

Kerangka ini ditemukan di bawah tembok yang runtuh di Pompeii. Para ahli percaya bahwa mereka meninggal akibat gempa bumi yang terjadi bersamaan dengan letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi.

Kerangka itu ditemukan di sebuah bangunan yang disebut "Rumah Para Kekasih yang Suci," di Pompeii, kota kuno yang dulu sangat ramai. Para peneliti berpikir bahwa kedua laki-laki ini berusia di atas 55 tahun dan mereka mungkin berlindung di ruangan rumah tersebut saat letusan gunung berapi terjadi.

Baca Juga: Tak Semua Mati! Penemuan Baru Buktikan 200 Orang Ini Selamat dari Letusan Terdahsyat Vesuvius, Begini Kisahnya

Kerangka-kerangka tersebut adalah sisa-sisa dari dua orang pria yang berusia setidaknya 55 tahun dan terbunuh saat terjadi gempa bumi.
Kerangka-kerangka tersebut adalah sisa-sisa dari dua orang pria yang berusia setidaknya 55 tahun dan terbunuh saat terjadi gempa bumi.

Saat arkeolog menggali tengkorak salah satu kerangka, mereka menemukan sisa kain yang berisi enam koin kuno, termasuk dua koin perak dari zaman Romawi. Mereka juga menemukan sisa-sisa kalung manik-manik.

Selain kerangka, para peneliti menemukan benda-benda lain di ruangan itu, seperti guci tanah liat, mangkuk, dan kendi. Di dapur yang bersebelahan, mereka menemukan sisa kapur dan guci yang mungkin digunakan untuk membawa anggur, serta lukisan dewa pelindung rumah tersebut.

Baca Juga: Desa Kuno Must Farm Dijuluki Pompeii Inggris: Bukti Kehidupan 3.000 Tahun Lalu Ditemukan Arkeolog

Yang menarik, tembok barat bangunan itu hancur total dan menimpa salah satu laki-laki. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya gempa yang terjadi bersamaan dengan letusan gunung.

Pompeii dan kota tetangganya, Herculaneum, hancur setelah bencana alam besar ini. Letusan gunung dan gas beracun menewaskan hampir 2.000 orang. Sebagian penduduk lainnya melarikan diri ke pantai selatan Italia untuk tinggal di kota-kota lain. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Kerangka #kota kuno #romawi #reruntuhan #arkeolog #letusan #penemuan #pompeii #Gempa bumi #Gunung Vesuvius