RADARPAPUA - Dalam penggalian dekat Jalan Appian di Roma, para arkeolog menemukan patung kaisar Romawi yang diyakini sebagai Decius, dalam busana Hercules, sang pahlawan legendaris.
Penemuan ini terjadi di Parco Scott, dekat saluran pembuangan kota, dan menunjukkan wajah seorang kaisar yang dikenali dari koin-koin peninggalan. Patung tersebut mengenakan simbolik kulit singa Nemea, ikon Hercules, yang sering melambangkan kekuatan dan keberanian.
Decius memimpin Kekaisaran Romawi dari tahun 249 hingga 251 M, di masa yang sarat konflik, terutama terkait agama. Sebagai kaisar yang gigih menolak pertumbuhan agama Kristen demi mempertahankan kepercayaan Romawi kuno, Decius tercatat sebagai figur yang kontroversial.
Di yakini bahwa dengan mengenakan busana Hercules, Decius ingin memancarkan citra dirinya sebagai pemimpin kuat yang dibimbing oleh nilai-nilai dan dewa-dewa Roma. Ini pun menjadi langkah propaganda, menonjolkan kesetiaannya terhadap dewa-dewa tradisional saat kekaisaran mengalami perubahan sosial dan religius yang signifikan.
Patung yang ditemukan ini kemungkinan besar ditempatkan di lokasi penemuan sekitar satu abad yang lalu, meskipun asal usulnya masih diselidiki lebih lanjut. Bentuk wajah pada patung menunjukkan fitur-fitur yang khas, sesuai dengan potret Decius yang muncul pada koin-koin zaman itu, khususnya hidung dan rahang yang kuat.
Detail ikonografis lainnya pada patung seperti kulit singa yang dililitkan di tubuh sang kaisar memperkuat identifikasi ini sebagai representasi Hercules.
Para arkeolog menduga patung ini mungkin telah jatuh atau dipindahkan dari lokasi aslinya sebelum terkubur. Hal ini biasa terjadi di Roma, di mana reruntuhan kuno sering kali dipindahkan atau bahkan dihancurkan sebagian dan disusun ulang di tempat berbeda.
Penemuan patung ini menjadi bukti baru tentang bagaimana ikonografi dan representasi kekaisaran digunakan sebagai alat untuk memperkuat kekuasaan melalui simbol-simbol yang mudah dikenali oleh masyarakat pada masa itu.
Penemuan ini menarik perhatian publik dan arkeolog karena, selain menampilkan kaisar Romawi dalam rupa Hercules, patung tersebut ditemukan di sekitar kawasan yang terkenal kaya akan peninggalan bersejarah.
Lokasi ini dekat dengan jalan kuno yang terkenal, Via Appia, yang dahulu menjadi salah satu jalan utama menghubungkan kota-kota penting di Kekaisaran Romawi. Via Appia sendiri telah lama diakui sebagai situs penting, dipenuhi makam, patung, dan artefak yang menandakan kebesaran Roma.
Ahli arkeologi yang terlibat dalam proyek ini menyatakan bahwa patung Decius sebagai Hercules merupakan temuan unik yang mengilustrasikan kehadiran dan kekuatan pengaruh kekaisaran di Roma.
Dengan munculnya patung Decius ini, ditemukan pula bukti tambahan bahwa warisan kekaisaran tetap hidup, tersembunyi di bawah permukaan kota modern Roma.
Penemuan ini juga menghidupkan kembali diskusi tentang peran Decius dalam memperjuangkan agama-agama tradisional Romawi, suatu langkah yang pada zamannya menjadi respons terhadap meningkatnya penganut Kristen. Dedikasinya ini tercermin dalam patung sebagai Hercules, seakan mengukuhkan dirinya sebagai tokoh pelindung Roma dari pengaruh-pengaruh luar.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan