Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Kapal Kuno Romawi Ini Mengungkap Rahasia Perjalanan Laut yang Tidak Pernah Terungkap! Penyelam Temukan Harta Karun Marmer

Richard Lawongan • Senin, 11 November 2024 | 23:31 WIB

Bangkai kapal itu berisi 44 ton kargo, termasuk kapak-kapak marmer yang seharusnya ditempatkan di bagian paling atas dari sebuah kolom.
Bangkai kapal itu berisi 44 ton kargo, termasuk kapak-kapak marmer yang seharusnya ditempatkan di bagian paling atas dari sebuah kolom.

RADARPAPUA -
Seorang penyelam di pantai Israel menemukan kapal Romawi kuno berusia 1.800 tahun yang berisi 44 ton benda bersejarah.

Penyelam ini, yang sedang berenang di Laut Mediterania, tidak sengaja menemukan bangkai kapal tersebut di pantai barat laut Israel. Meski arkeolog sudah tahu adanya kapal ini, mereka tidak tahu persis letaknya karena tertutup pasir. Menurut Koby Sharvit, direktur arkeologi bawah air di Israel Antiquities Authority (IAA), kemungkinan kapal ini terlihat karena badai yang baru-baru ini mengguncang wilayah tersebut.

Kapal ini membawa 44 ton marmer dari zaman Romawi, termasuk kolom-kolom marmer besar setinggi 6 meter dengan ukiran dekoratif. Ini adalah kapal kuno dengan muatan laut tertua yang pernah ditemukan di Mediterania bagian timur.

Setelah menemukan bangkai kapal ini, penyelam bernama Gideon Harris segera melaporkannya ke IAA. Berdasarkan ukuran benda-benda arsitektur yang ditemukan, arkeolog memperkirakan kapal ini bisa membawa muatan hingga 200 ton, atau sekitar berat 30 gajah Afrika dewasa.

Arkeolog menduga kapal ini menghadapi badai saat berada di perairan dangkal dan mencoba menurunkan jangkar untuk menghindari kapal karam, tetapi akhirnya kapal tetap tenggelam. Badai mendadak sering terjadi di pantai Israel, dan kapal kuno yang sulit bermanuver sering terdampar di perairan dangkal.

Muatan marmer kapal ini mungkin berasal dari Turki atau Yunani dan sedang menuju ke Alexandria, Mesir. Penemuan ini menunjukkan bahwa orang Romawi kuno tidak selalu mengimpor barang arsitektur yang sudah jadi. Sebaliknya, marmer sering dikirim sebagai bahan mentah atau setengah jadi untuk dirakit di tempat tujuan, oleh seniman lokal atau seniman yang dibawa dari negara lain.

Belum diketahui pasti marmer ini akan digunakan di mana, tapi kemungkinan besar untuk menghiasi bangunan umum besar, seperti kuil atau teater. (*)

Editor : Richard Lawongan
#penyelam #kapal Romawi #kapal kuno #Israel #harta karun #Marmer #Laut Mediterania #Zaman Romawi #penemuan #arkeologi