Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Temuan Menggegerkan di Aswan! Artefak dan Ukiran Firaun Mesir yang Terlupakan Muncul Kembali di Dasar Sungai Nil

Richard Lawongan • Selasa, 12 November 2024 | 20:37 WIB

Para arkeolog menemukan pahatan batu dari zaman kuno selama ekspedisi penyelaman di dekat Aswan, Mesir.
Para arkeolog menemukan pahatan batu dari zaman kuno selama ekspedisi penyelaman di dekat Aswan, Mesir.

RADARPAPUA -
Arkeolog menemukan ukiran batu yang menggambarkan beberapa firaun Mesir kuno saat melakukan penyelaman di Sungai Nil dekat Aswan, Mesir.

Tim gabungan dari Prancis dan Mesir menemukan ukiran-ukiran ini di bawah air, di selatan Aswan. Daerah ini terendam saat Bendungan Tinggi Aswan dibangun antara tahun 1960 dan 1970. Sebelum daerah itu tergenang, UNESCO memimpin upaya besar untuk mencatat dan memindahkan artefak dari lokasi ini. Namun, banyak benda bersejarah yang tidak sempat dipindahkan akhirnya terendam air.

Ukiran Mesir kuno masih terlihat bahkan setelah berada di bawah air selama beberapa dekade karena proyek pembangunan Bendungan Tinggi Aswan.
Ukiran Mesir kuno masih terlihat bahkan setelah berada di bawah air selama beberapa dekade karena proyek pembangunan Bendungan Tinggi Aswan.

Aswan sangat penting bagi Mesir kuno karena sering menjadi perbatasan selatan negara tersebut. Di sana terdapat kuil-kuil terkenal seperti Abu Simbel, yang memiliki empat patung besar Firaun Ramses II setinggi sekitar 21 meter. Aswan juga memiliki kompleks Kuil Philae, tempat tulisan hieroglif terakhir Mesir dibuat pada tahun 394 Masehi.

Tim arkeolog sekarang sedang menyelam untuk mencatat ukiran dan tulisan yang ada di bawah air. Mereka menggunakan foto, video, dan teknik fotogrametri, yaitu mengambil banyak foto untuk membuat model 3D digital.

Para penyelam menemukan nama-nama beberapa firaun Mesir kuno yang diukir di batu yang kini berada di bawah air dekat Aswan.
Para penyelam menemukan nama-nama beberapa firaun Mesir kuno yang diukir di batu yang kini berada di bawah air dekat Aswan.

Beberapa ukiran menunjukkan wajah Firaun seperti Amenhotep III (berkuasa sekitar 1390-1352 SM), Thutmose IV (sekitar 1400-1390 SM), Psamtik II (sekitar 595-589 SM), dan Apries (sekitar 589-570 SM). Meski belum banyak informasi tentang isi tulisan atau bentuk ukirannya, disebutkan bahwa ukiran ini masih dalam kondisi baik.

Para ilmuwan lain mengatakan bahwa temuan ini menarik dan menambah bukti bahwa banyak artefak berhasil bertahan meski area tersebut terendam. Menurut beberapa ahli, ukiran ini mungkin berasal dari tambang batu di Aswan, atau mungkin bagian dari kuil-kuil di sekitar area tersebut.

Beberapa arkeolog yang terlibat dalam penelitian ini belum dapat dihubungi oleh media untuk memberikan komentar lebih lanjut. (*)

Editor : Richard Lawongan
#unesco #Artefak Mesir kuno #sungai nil #Hieroglif Mesir #Ukiran Firaun #sejarah mesir kuno #Penyelaman arkeolog #Bendungan Tinggi Aswan #Ramses II #Temuan Aswan