Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Amber Tertua di Antartika: Mengungkap Hutan Purba yang Terpendam

Prisilia Rumengan • Rabu, 13 November 2024 | 10:00 WIB
Makrograf dari amber berukuran sekitar 70 µm yang diekstraksi dari lignit di sedimen inti MeBo.
Makrograf dari amber berukuran sekitar 70 µm yang diekstraksi dari lignit di sedimen inti MeBo.

 

RADARPAPUA - Lebih dari 90 juta tahun yang lalu, Antartika ternyata memiliki iklim yang cukup hangat untuk mendukung kehidupan pohon-pohon penghasil resin. Fakta ini muncul berkat penemuan amber terbaru oleh tim peneliti dari Alfred Wegener Institute dan TU Bergakademie Freiberg, yang untuk pertama kalinya menutup "kekosongan" penemuan amber di Antartika.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Antarctic Science ini mencatat penemuan "Pine Island amber" di Amundsen Sea Embayment, pada kedalaman 946 meter di bawah laut. "Potongan amber ini memberi kita gambaran langsung tentang kondisi lingkungan di Antartika Barat pada masa Cretaceous," ungkap Dr. Johann P. Klages, pemimpin penelitian.

Para ilmuwan mengamati bahwa amber ini mengandung sisa-sisa kulit pohon dan tanda-tanda resin patologis, yang terjadi saat pohon terluka oleh serangan parasit atau kebakaran. Temuan ini memberi petunjuk tentang hutan rawa purba yang pernah menghijau di Kutub Selatan, menyimpan rahasia ekosistem beriklim hangat yang pernah ada di Antartika.

Penelitian ini juga membuka pintu untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana hutan-hutan kuno ini beradaptasi dan berkembang dalam kondisi iklim ekstrem, sekaligus memberikan pandangan baru tentang evolusi ekosistem global. "Kami berharap bisa menemukan lebih banyak petunjuk kehidupan di dalam amber ini," tambah Dr. Klages.

Penemuan ini menjadi bukti kuat bahwa seluruh benua di dunia, termasuk Antartika, pernah memiliki iklim yang kondusif bagi kehidupan hutan lebat.(aj)

Editor : Prisilia Rumengan
#hutan purba #amber #fosil #penelitian #penemuan #antartika