RADARPAPUA - Sebuah struktur di Inggris yang selama ini dianggap berhubungan dengan Raja Arthur ternyata bukan berasal dari zaman abad pertengahan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Penemuan baru menunjukkan bahwa struktur ini lebih tua 5.000 tahun, berasal dari zaman Batu Baru (Neolitik), jauh sebelum Raja Arthur dan kesatria-kesatrianya hidup.
Peneliti yang menggali "Hall Raja Arthur," sebuah struktur persegi panjang yang terletak di Bodmin Moor, Cornwall, menggunakan beberapa metode penanggalan untuk memastikan bahwa bangunan ini dibangun antara 5.000 hingga 5.500 tahun yang lalu.
Baca Juga: Penemuan Menakjubkan: Lukisan Mesir Kuno Berusia 3.300 Tahun Begitu Nyata, Ilmuwan Bisa Kenali Jenis Burungnya!
Hasil ini menantang gagasan bahwa bangunan ini terkait dengan Raja Arthur yang hidup pada abad kelima atau keenam Masehi. Banyak sejarawan bahkan percaya bahwa Raja Arthur sebenarnya tidak ada, dan hanya sebuah cerita fiksi dari zaman abad pertengahan.
"Karena struktur ini ternyata lebih tua 4.000 tahun dari yang diperkirakan, kita sekarang harus mempertimbangkan bangunan ini dalam konteks lanskap prasejarah Bodmin Moor," kata Tim Kinnaird, seorang ahli geokronologi dari Universitas St Andrews di Skotlandia.
King Arthur's Hall bukan satu-satunya struktur Neolitik yang terkait dengan Arthur. Arthur's Stone, sebuah makam batu yang berusia 5.700 tahun di Herefordshire, juga dikaitkan dengan Raja Arthur melalui legenda.
Baca Juga: Batu Berbentuk Donat Berusia 12,000 Tahun di Israel Mungkin Bukti Awal Teknologi Roda
King Arthur's Hall King Arthur's Hall adalah struktur persegi panjang yang terletak di daerah terpencil Bodmin Moor. Bangunan ini terbuat dari tanah dan batu, memiliki ukuran sekitar 21 meter x 49 meter, dan di dalamnya terdapat 56 batu berdiri.
Sebelumnya, Historic England, sebuah lembaga pemerintah, menganggapnya sebagai tempat penampungan hewan dari zaman abad pertengahan, tetapi penemuan baru menunjukkan bahwa bangunan ini dibangun pada akhir milenium keempat sebelum Masehi, lebih tua dari bagian-bagian tertua Stonehenge.
Kinnaird mengatakan bahwa King Arthur's Hall sekarang terbukti sebagai salah satu dari beberapa monumen prasejarah di Bodmin Moor, yang menunjukkan bahwa ada komunitas Neolitik yang aktif di daerah itu.
Meninggalnya Arthur Bodmin Moor di Cornwall sudah lama dianggap sebagai tempat pertempuran terakhir Raja Arthur, yang disebut Pertempuran Camlann. Menurut legenda, Arthur dan para kesatria melawan pasukan pemberontak Mordred, dan Arthur terluka parah sebelum dibawa ke pulau mistis Avalon.
Beberapa situs kuno di sekitar Bodmin Moor terkait dengan legenda Arthur, dan pada abad ke-16, disebutkan bahwa Raja Arthur pernah mengunjungi King Arthur's Hall. Namun, penemuan baru ini menunjukkan bahwa bangunan tersebut sudah ada ribuan tahun sebelum Arthur dilahirkan.
Seorang juru bicara dari Cornwall Archaeology Society yang ikut dalam penggalian mengatakan bahwa hubungan bangunan ini dengan Arthur mencerminkan asal-usulnya yang masih misterius. (*)
Editor : Richard Lawongan