Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Dinosaurus "Janus" Ditemukan: Penghubung Hilang dalam Evolusi di Tengah Krisis Iklim Purba!

Richard Lawongan • Senin, 18 November 2024 | 10:52 WIB

Interpretasi seorang seniman tentang seperti apa spesies yang baru ditemukan Iani Smithi.
Interpretasi seorang seniman tentang seperti apa spesies yang baru ditemukan Iani Smithi.

RADARPAPUA -
Para ilmuwan menemukan dinosaurus baru yang belum pernah diketahui sebelumnya. Dinosaurus ini hidup sekitar 100 juta tahun lalu, saat Bumi mengalami perubahan iklim besar. Dinosaurus ini diberi nama Iani smithi, diambil dari nama dewa Romawi Janus yang memiliki dua wajah. Nama ini dipilih karena Iani hidup di masa perubahan besar dalam evolusi dinosaurus.

Apa itu Iani smithi?
Iani smithi adalah bagian dari kelompok dinosaurus bernama Ornithopoda. Kelompok ini terdiri dari dinosaurus berkaki dua yang mirip burung. Panjang tubuh Iani smithi diperkirakan sekitar 3 meter, dan rahangnya yang kuat menunjukkan ia hanya memakan tumbuhan.

Kerangka dinosaurus ini ditemukan di Utah, Amerika Serikat, pada tahun 2014. Tim ilmuwan menemukan tulang belulang yang hampir utuh, termasuk tengkorak, tulang belakang, dan beberapa bagian kaki. Usia tulang ini diperkirakan sekitar 99 juta tahun, dari masa pertengahan Zaman Kapur.

Rahang bawah dan gigi dinosaurus baru Iani smithi.
Rahang bawah dan gigi dinosaurus baru Iani smithi.

Mengapa Penemuan Ini Penting?
Para peneliti percaya bahwa Iani smithi mungkin adalah "penghubung yang hilang" dalam evolusi dinosaurus berparuh bebek, seperti Parasaurolophus. Kelompok ini sangat sukses bertahan setelah perubahan besar di Bumi pada masa itu.

Perubahan Iklim di Zaman Kapur
Saat Iani hidup, Bumi mengalami kenaikan suhu akibat karbon dioksida yang meningkat secara alami. Lautan meluas, dan banyak dinosaurus besar seperti sauropoda (dinosaurus leher panjang) punah. Namun, beberapa dinosaurus kecil yang makan tumbuhan, seperti Iani, berhasil bertahan.

Laci-laci berisi tulang-tulang Iani smithi yang menjadi koleksi Museum Ilmu Pengetahuan Alam Carolina Utara.
Laci-laci berisi tulang-tulang Iani smithi yang menjadi koleksi Museum Ilmu Pengetahuan Alam Carolina Utara.

"Iani seperti dinosaurus terakhir dari kelompoknya yang masih bisa bertahan di tengah perubahan besar," kata Lindsay Zanno, peneliti utama.

Penemuan Iani smithi ini menunjukkan bagaimana dinosaurus mencoba beradaptasi di tengah tantangan besar alam, menjadikannya bukti penting dalam sejarah evolusi dinosaurus. (*)

Editor : Richard Lawongan
#janus #fosil #paleontologi #Perubahan Iklim #Ornithopoda #dinosaurus #Iani smithi #Zaman kapur #Dinosaurus berparuh bebek #Evolusi