RADARPAPUA - Sebuah temuan unik dari situs arkeologi Pazyryk di Siberia memunculkan banyak spekulasi tentang kepercayaan spiritual masyarakat kuno.
Artefak berupa boneka angsa kecil yang terbuat dari kain wol ditemukan dalam kondisi yang luar biasa baik di dalam kuburan berusia 2.300 tahun.
Boneka ini diduga memiliki makna lebih dari sekadar mainan anak-anak, mengisyaratkan kaitannya dengan mitos penciptaan alam semesta.
Penemuan ini menarik perhatian para arkeolog karena keunikannya. Angsa itu ditemukan bersama dengan berbagai barang lainnya, seperti alat musik dan pakaian, yang menunjukkan bahwa pemilik makam memiliki status sosial tinggi.
Arkeolog juga percaya bahwa angsa ini mungkin memiliki fungsi simbolis yang terkait dengan kepercayaan spiritual masyarakat Pazyryk, terutama mengingat pentingnya simbol burung dalam berbagai mitos penciptaan.
Menurut para ahli, burung sering dianggap sebagai makhluk yang menghubungkan langit dan bumi, mencerminkan dualitas dunia fisik dan spiritual.
Dalam konteks ini, angsa wol Pazyryk mungkin melambangkan roh atau penciptaan dunia dalam kosmologi masyarakat kuno tersebut.
Selain itu, temuan ini memperkaya pengetahuan tentang budaya masyarakat nomaden di Siberia yang dikenal hidup dalam lingkungan yang keras namun kreatif.
Peninggalan seperti boneka angsa ini memberikan wawasan tentang kehidupan sehari-hari, nilai spiritual, dan ekspresi seni masyarakat tersebut.
Penelitian lebih lanjut sedang dilakukan untuk memahami konteks arkeologi dari artefak ini, termasuk bagaimana ia dibuat, siapa yang menggunakannya, dan apa tujuan utamanya.
Para ilmuwan berharap penemuan ini dapat membuka lebih banyak misteri tentang masyarakat Pazyryk dan kepercayaan mereka terhadap alam semesta.(RP)
Sumber : livescience.com
Editor : Via Ponamon