Richard Lawongan• Selasa, 19 November 2024 | 11:53 WIB
Tengkorak Fona herzogae yang dicetak 3D.
RADARPAPUA - Di balik kemegahan dinosaurus yang menjulang, ada kehidupan kecil namun menarik yang berlangsung di bawah tanah. Fona herzogae, spesies dinosaurus kecil yang baru ditemukan, mengungkap adaptasi hidup di dalam liang pada era Kapur, sekitar 99 juta tahun lalu. Fosilnya ditemukan di Formasi Cedar Mountain, Utah, oleh tim paleontologi North Carolina State University dan North Carolina Museum of Natural Sciences.
Fona adalah herbivora kecil seukuran anjing besar, dengan tubuh sederhana namun unik. Struktur anatominya menunjukkan kemampuan menggali, seperti otot bicep besar, panggul yang kuat, dan kaki belakang yang lebih besar daripada kaki depan. Fosil Fona sering ditemukan dalam posisi khas "mati di liang," menunjukkan kemungkinan besar hewan ini meninggal di tempat tinggal bawah tanahnya.
Nama Fona berasal dari mitologi Chamorro, penduduk asli Guam dan Kepulauan Mariana, di mana tokoh Fo’na melambangkan penciptaan dan regenerasi. Fona juga memiliki hubungan evolusi dengan Oryctodromeus, dinosaurus lain yang dikenal sebagai penggali liang, mendukung gagasan bahwa Fona berbagi kebiasaan hidup serupa.
Penemuan ini memberikan perspektif baru tentang keanekaragaman ekosistem purba. Selain memaparkan kehidupan bawah tanah, Fona menyoroti keberagaman dinosaurus kecil yang sering terabaikan dalam penelitian fosil. "Fona menambah dimensi ketiga dalam pemahaman kita tentang dinosaurus, tidak hanya di daratan dan udara, tapi juga di bawah tanah," kata Haviv Avrahami, peneliti utama.
Fona herzogae menunjukkan bahwa dinosaurus memiliki adaptasi yang lebih kompleks dari yang selama ini diketahui, termasuk gaya hidup bawah tanah yang menambah warna pada gambaran kehidupan di era Kapur. Penelitian ini menegaskan bahwa ekosistem purba jauh lebih kaya daripada yang kita bayangkan.(aj)