Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Patung Ikonis di Afghanistan Hancur, Mengingatkan Kejayaan dan Tragedi Jalur Sutra

Prisilia Rumengan • Rabu, 20 November 2024 | 18:22 WIB
Salah satu dari dua patung Buddha monumental yang diukir di tebing batu pasir di Afghanistan.
Salah satu dari dua patung Buddha monumental yang diukir di tebing batu pasir di Afghanistan.

RADARPAPUA- Buddhas of Bamiyan, dua patung monumental berusia lebih dari 1.500 tahun, dulunya berdiri megah di Lembah Bamiyan, Afghanistan. Patung ini, dikenal sebagai Buddha Timur dan Buddha Barat, masing-masing setinggi 38 dan 55 meter, diukir dari tebing batu pasir dan menjadi simbol spiritual serta budaya di sepanjang Jalur Sutra, jaringan perdagangan besar yang menghubungkan Eurasia sejak abad ke-2 SM.

Namun, situs bersejarah ini hancur pada 2001 setelah Taliban menyatakan patung-patung tersebut tidak sesuai dengan keyakinan mereka. Penghancuran ini memusnahkan salah satu warisan budaya dunia yang pernah menarik peziarah dan pelancong dari berbagai penjuru. Kini, hanya rongga besar di dinding tebing yang tersisa sebagai pengingat akan masa kejayaan yang hilang.

Situs ini dulunya menjadi pusat komunitas Buddha, lengkap dengan biara, kapel, dan tempat suci yang tersembunyi dalam gua-gua. Beberapa gua dihiasi lukisan Buddha yang rumit, sementara penemuan gua-gua baru terus dilakukan bahkan setelah penghancuran patung. Namun, misteri masih menyelimuti pembuat patung ini, yang hingga kini belum teridentifikasi secara pasti menurut UNESCO.

Lebih dari dua dekade setelah tragedi itu, rongga yang tersisa di tebing Bamiyan menjadi simbol kehilangan besar bagi warisan budaya manusia. Lokasi ini mengingatkan dunia akan pentingnya melindungi dan menghormati keanekaragaman sejarah dan budaya, terutama di wilayah yang rentan terhadap konflik. Kata kunci seperti Jalur Sutra, warisan Buddha, Afghanistan, dan penghancuran Taliban menggambarkan betapa kompleks dan berharganya situs ini dalam narasi sejarah global.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Monumental #situs #arkeolog #patung #afgahanistan #budaya #buddha