Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kuil Berusia 2.200 Tahun dan Harta Karun Mesir Kuno Ditemukan di Dasar Laut Mediterania Mengungkap Sejarah Baru

Via Ponamon • Kamis, 21 November 2024 | 10:25 WIB
Para arkeolog bawah air menemukan banyak artefak di dalam candi, termasuk benda-benda emas, perhiasan, dan pilar djed, simbol stabilitas yang terbuat dari lapis lazuli.
Para arkeolog bawah air menemukan banyak artefak di dalam candi, termasuk benda-benda emas, perhiasan, dan pilar djed, simbol stabilitas yang terbuat dari lapis lazuli.

 

RADARPAPUA - Pada September 2023, penemuan luar biasa terjadi di Mesir: sebuah kuil dan tempat suci yang terbenam ditemukan di bawah permukaan Laut Mediterania.

Lokasi situs ini, yang berada di dekat Delta Nil, dipenuhi dengan harta karun dan rahasia, memberikan wawasan yang tak ternilai tentang budaya dan agama Mesir Kuno.

Para arkeolog menemukan berbagai artefak termasuk patung, perhiasan emas, dan prasasti yang memberikan gambaran tentang praktik keagamaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat Mesir kuno.

Kuil yang terbenam ini diperkirakan berasal dari sekitar 2.200 tahun yang lalu, dibangun pada periode Greco-Romawi.

Temuan ini dapat membantu menjelaskan bagaimana orang Mesir Kuno menggabungkan praktik keagamaan asli mereka dengan pengaruh dari budaya Yunani dan Romawi.

Para peneliti menggambarkan situs ini sebagai gambaran unik dari periode tersebut, dengan beberapa barang yang ditemukan menunjukkan bahwa kuil ini didedikasikan untuk penyembahan dewa-dewa lokal dan mungkin juga menjadi tempat ziarah.

Penemuan harta karun ini juga menambah eksplorasi situs arkeologi yang terendam di Mesir. Wilayah Mediterania dan Delta Nil memang dikenal memiliki banyak reruntuhan bawah air, yang sebagian besar akibat bencana alam seperti gempa bumi dan naiknya permukaan laut yang menyebabkan kota-kota dan kuil-kuil kuno terbenam.

Temuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman kita tentang praktik keagamaan Mesir kuno, tetapi juga tentang kemajuan teknik dan arsitektur pada masa itu.

Penemuan ini dapat membuka babak baru dalam studi hubungan kompleks Mesir dengan air, yang telah menjadi tema sentral dalam budaya dan peradaban mereka selama berabad-abad.

Eksplorasi yang berkelanjutan terhadap situs-situs yang terbenam seperti ini kemungkinan besar akan terus memberikan informasi berharga yang dapat mengubah pemahaman kita tentang dunia kuno​. (RP)

 

Sumber : livescience.com

Editor : Via Ponamon
#Situs Arkeologi Laut Mediterania #Harta Karun Mesir Kuno #Kuil Terbenam Mesir #Penemuan Arkeologi Mesir #Tempat Suci Kuno