Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Situs di Vanguard Cave Tunjukkan Keahlian Neanderthal dalam Membuat Tar 65.000 Tahun Lalu

Prisilia Rumengan • Jumat, 22 November 2024 | 08:31 WIB
Peta denah situs Gua Pelopor dan gambar-gambar yang menunjukkan profil bagian yang digali dan bagian lubang
Peta denah situs Gua Pelopor dan gambar-gambar yang menunjukkan profil bagian yang digali dan bagian lubang

RADARPAPUA— Sebuah penemuan di Vanguard Cave, Gibraltar, mengungkap salah satu situs manufaktur tertua di dunia, oven distilasi tar buatan Neanderthal yang tersembunyi selama 65.000 tahun. Penelitian yang dipimpin Universitas Murcia ini mengidentifikasi struktur perapian kompleks yang membuktikan keahlian Neanderthal dalam mengelola api dan teknologi.

Analisis terhadap artefak batu dan residu di gua menunjukkan Neanderthal menggunakan tanaman rockrose (Cistaceae) untuk menghasilkan tar, yang digunakan sebagai perekat untuk mengikat alat batu ke pegangan kayu. Proses ini melibatkan kontrol api tingkat lanjut, jauh sebelum manusia modern memanfaatkan teknologi serupa.

Penelitian yang diterbitkan dalam Quaternary Science Reviews menjelaskan struktur perapian yang terdiri dari lubang api utama dengan dua parit di sisi berlawanan. Struktur ini menunjukkan penggunaan api berkepanjangan dengan kontrol oksigen rendah untuk menghasilkan tar.

Hasil analisis geokimia organik menemukan senyawa seperti levoglucosan dan retene, yang menunjukkan pembakaran bahan tanaman resin. Analisis lipid mengidentifikasi biomarker daun segar rockrose, sementara sisa arang mengungkap pembakaran sebagian material tanaman tersebut. Selain itu, butiran serbuk sari yang melimpah di dalam struktur menunjukkan pengenalan bahan tanaman secara sengaja oleh Neanderthal.

Pengujian eksperimental yang dilakukan para peneliti menghasilkan tar menggunakan struktur serupa dan bahan yang tersedia di area tersebut. Dengan proses yang terkontrol, tar yang cukup untuk melampirkan kepala tombak ke gagang kayu berhasil dibuat.

Penemuan ini memperlihatkan Neanderthal memiliki kemampuan kognitif dan budaya yang canggih. Mereka tidak hanya mampu mengelola api secara terampil tetapi juga menciptakan teknologi khusus untuk memenuhi kebutuhan alat mereka. Hal ini mempertegas pandangan baru bahwa Neanderthal jauh lebih kompleks daripada yang diperkirakan sebelumnya.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#gua #arkeolog #penemuan #situs sejarah #Neanderthal #manusia purba