Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Mengungkap Sejarah Darazya: Jejak Peradaban Kuno dan Perang Dunia II di El Alamein

Prisilia Rumengan • Jumat, 6 Desember 2024 | 14:41 WIB
Sisa-sisa Rumah H1 menjalani konservasi.
Sisa-sisa Rumah H1 menjalani konservasi.

RADARPAPUA - Darazya, sebuah situs arkeologi di dekat El Alamein, Mesir, kini menjadi pusat perhatian para peneliti sejarah. Terletak sekitar 100 km barat Alexandria, lokasi ini menawarkan pemandangan unik berupa peninggalan era Greco-Romawi yang berdampingan dengan struktur Perang Dunia II. Penelitian terbaru oleh Fakultas Arsitektur Universitas Teknologi Wrocław dan Pusat Studi Perbandingan Peradaban Universitas Jagiellonian mengungkapkan lapisan sejarah yang menakjubkan dari kawasan ini.

Studi yang dimulai pada 2021 memfokuskan pada bagaimana peradaban kecil di kawasan ini berkembang, termasuk tata ruang, budaya, hingga pengaruh tradisi Hellenistik-Romawi. Peninggalan seperti rumah tipe oikos yang dirancang dengan ruang resepsi utama di tengah dan kamar-kamar kecil di sekitarnya menunjukkan tingkat perencanaan arsitektural yang maju. Selain itu, keberadaan dua cistern bawah tanah besar menyoroti teknologi penyimpanan air yang mendukung kelangsungan hidup di iklim semi-arid.

Penemuan fragmen tembikar berkualitas tinggi, seperti Cypriot sigillata, menunjukkan keterlibatan Darazya dalam jaringan perdagangan internasional pada masa itu. Barang-barang ini, yang dibuat antara abad ke-1 SM hingga abad ke-1 M, mengindikasikan kemakmuran dan hubungan erat dengan wilayah-wilayah lain di Mediterania. Kehadiran altar batu kecil juga mengungkap praktik ibadah domestik masyarakat Hellenistik, memperkaya narasi budaya situs ini.

Tak hanya berisi jejak kuno, Darazya juga menyimpan peninggalan Perang Dunia II, termasuk kompleks 17 tempat perlindungan bawah tanah. Struktur ini menjadi saksi bisu Pertempuran El Alamein yang legendaris, titik balik strategis dalam upaya sekutu menghalau invasi Jerman di Mesir. Kombinasi peninggalan kuno dan modern ini menjadikan Darazya sebagai situs bersejarah dengan nilai yang luar biasa.

Rencana konservasi dan restorasi diharapkan menjadikan Darazya sebagai destinasi wisata unggulan. Dengan membuka jendela ke masa lalu, situs ini memberikan wawasan mendalam tentang peradaban kuno hingga momen penting Perang Dunia II, menjadikannya daya tarik unik di Mesir bagian utara.(aj)

 

Editor : Prisilia Rumengan
#romawi #ElAlamein #arkeologi #Greco #Darazya #sejarah mesir