RADARPAPUA— Arkeolog di Bavaria, Jerman, berhasil mengungkap harta karun arkeologis dari Zaman Perunggu berupa sumur kayu berusia 3.000 tahun.
Berbeda dengan sumur harapan modern, di mana orang biasanya melempar koin sambil membuat permohonan, sumur ini berfungsi sebagai tempat persembahan untuk ritual kuno.
Dalam penggalian ini, lebih dari 100 artefak ditemukan, termasuk lebih dari 70 bejana tanah liat hias seperti mangkuk, cangkir, dan pot khusus.
Selain itu, ditemukan pula perhiasan seperti pin jubah perunggu, gelang, manik-manik ambar, spiral logam, dan benda unik seperti gigi hewan yang dipasang serta sendok kayu.
Menurut Jochen Haberstroh dari Kantor Negara Bagian Bavaria untuk Konservasi Monumen, kondisi sumur ini luar biasa terawetkan karena dinding kayunya tetap lembap oleh air tanah.
“Kondisi ini memungkinkan temuan berbahan organik tetap terjaga dengan baik, memberikan wawasan lebih tentang kehidupan sehari-hari para pemukim di masa itu,” ujarnya.
Mathias Pfeil, konservator utama dari lembaga yang sama, menjelaskan bahwa artefak ini kemungkinan besar digunakan sebagai persembahan untuk memohon panen yang melimpah.
Ritual ini dilakukan dengan hati-hati, di mana benda-benda tersebut diturunkan ke dalam sumur secara khusus.
Penggalian ini berlangsung sebelum pembangunan pusat distribusi di kawasan Germering. Sejak 2021, arkeolog telah menemukan lebih dari 13.500 artefak dari Zaman Perunggu dan Abad Pertengahan Awal di lokasi tersebut.
Artefak dari sumur ini kini sedang diteliti di Kantor Negara Bagian Bavaria untuk Konservasi Monumen dan dijadwalkan menjadi koleksi di Museum Sains Kota Germering.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan