RADARPAPUA - Orang Mesir kuno juga merayakan Tahun Baru, tapi caranya berbeda dengan kita sekarang. Di masa mereka, perayaan ini disebut Wepet Renpet, yang artinya "pembukaan tahun." Mereka punya tradisi khusus yang mencerminkan budaya mereka.
Tradisi Perayaan Tahun Baru
Sama seperti kita, orang Mesir kuno saling memberi hadiah kepada keluarga dan teman untuk mengucapkan selamat tahun baru. Namun, ada tradisi unik mereka, seperti membawa patung dewa keluar dari kuil untuk "diperbarui" dengan sinar matahari.
Berbeda dengan kita yang punya tanggal tetap, Wepet Renpet bisa berubah setiap tahun. Bahkan, kadang mereka merayakannya beberapa kali dalam setahun. Di satu masa, Wepet Renpet pernah dirayakan tiga kali dalam setahun: saat awal tahun, saat ulang tahun kaisar Romawi, dan ketika bintang Sirius muncul di langit.
Perayaan Dekat Piramida
Orang Mesir kuno sering merayakan Wepet Renpet di tempat-tempat penting, seperti Piramida Giza. Mereka mengadakan pesta, menyembah dewa, dan mengenang orang yang sudah meninggal. Patung dewa kadang ditempatkan di atap kuil agar terkena sinar matahari, atau diganti dengan patung baru.
Hadiah Khusus Tahun Baru
Hadiah paling terkenal dari masa itu adalah botol kecil berbahan keramik yang disebut "botol tahun baru". Botol ini biasanya berisi minyak wangi atau air dari Sungai Nil dan sering diukir dengan doa untuk memberikan kebahagiaan di tahun yang baru. Salah satu botol ini dibuat untuk seorang pendeta bernama Amenhotep dan sekarang disimpan di Museum Metropolitan di New York.
Jadi, walaupun perayaan Tahun Baru orang Mesir kuno berbeda dengan kita, ada banyak kesamaan, seperti memberi hadiah dan berkumpul bersama. (*)
Editor : Richard Lawongan